Media Kampung – Kereta Api Siliwangi berhasil melayani 457.890 pelanggan sepanjang Januari hingga April 2026, menandakan tingginya minat masyarakat menggunakan layanan transportasi massal di lintas Sukabumi-Cipatat.

Perjalanan sejauh 67 kilometer ini hanya dikenai tarif subsidi sebesar Rp5.000, berkat dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba menyatakan bahwa KA Siliwangi membawa banyak cerita kehidupan para penumpangnya, mulai dari pelajar, pedagang, hingga masyarakat yang ingin bertemu keluarga.

Rute kereta dimulai dari Stasiun Sukabumi dan melewati sejumlah daerah seperti Gandasoli, Cireungas, Cibadak, Karangtengah, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, Lampegan, hingga berakhir di Cipatat.

Di wilayah Cibadak dan Cireungas, kereta ini menjadi sarana vital untuk mobilitas perdagangan warga, sementara di stasiun Cianjur dan Ciranjang mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Selain itu, perjalanan KA Siliwangi menawarkan pemandangan sawah dan perbukitan hijau serta melewati Terowongan Lampegan yang memiliki nilai sejarah penting dalam perkeretaapian tanah Priangan.

Kereta ini juga menjadi akses utama menuju destinasi wisata populer seperti Situs Megalitikum Gunung Padang dan Stone Garden melalui stasiun pemberhentian yang dilalui.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.