Media Kampung – PWRI Lumajang menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi seseorang kepada masyarakat. Ketua PWRI Lumajang, Endang Istijowati, menekankan pentingnya para pensiunan untuk terus aktif dan berinovasi dalam berbagai kegiatan sosial demi mendukung pembangunan daerah.
Hal ini disampaikan Endang saat menghadiri senam sehat bersama anggota PWRI Korwil Klakah, Minggu (24/5/2026), di halaman SD Negeri 1 Randuagung. Ia mengingatkan bahwa PWRI harus menjadi ruang bagi para pensiunan untuk mempertahankan semangat pengabdian setelah tidak lagi menjabat sebagai aparatur negara.
Endang juga menyebutkan bahwa jaringan luas PWRI, yang sampai ke tingkat pusat, bisa dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan penyaluran aspirasi anggota maupun masyarakat umum. Ia mendorong para pensiunan agar aktif berperan sesuai kemampuan, mulai dari membimbing organisasi kepemudaan, menjadi pengajar hingga terlibat dalam kegiatan sosial sebagai relawan.
Aktivitas yang terjaga dianggap sangat penting untuk menjaga kesehatan mental para lansia. Endang menambahkan bahwa karakter pensiunan saat ini berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka lebih aktif dan melek teknologi serta memiliki energi untuk melakukan kegiatan produktif.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi PWRI untuk terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan zaman. Selama ini, PWRI juga sering menjadi mitra pemerintah dalam mengampanyekan program sosial, kesehatan lansia, dan pengabdian masyarakat secara luas.
Di akhir sambutannya, Endang berharap organisasi PWRI mampu mempertahankan eksistensinya dengan terus menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman. Ia mengingatkan bahwa tanpa adaptasi, PWRI bisa dianggap sebagai organisasi yang usang dan ditinggalkan oleh generasi mendatang.
Dengan semangat baru ini, PWRI Lumajang bertekad untuk memberdayakan para pensiunan agar tetap berkontribusi aktif dan inovatif dalam membangun komunitas serta mendukung kemajuan daerah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan