Media Kampung, Lamongan — Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan resmi memberangkatkan 650 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Pelepasan dilakukan melalui apel pemberangkatan di kampus setempat dengan tema “Mahasiswa Berkarya, Desa Berdaya.”

Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, memimpin apel dan melepas secara simbolis para mahasiswa untuk menjalankan pengabdian di berbagai daerah, baik di dalam maupun luar negeri.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisda sekaligus Ketua Panitia KKN 2026, Dr. Ahmad Sholikin, mengatakan program ini diikuti 650 mahasiswa yang akan ditempatkan di sejumlah wilayah nasional maupun internasional. KKN menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan langsung di tengah masyarakat.

“Melalui tema Mahasiswa Berkarya, Desa Berdaya, kami berharap seluruh peserta mampu menjadi penggerak perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Mahasiswa harus mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa, lembaga masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan agar program yang dijalankan bermanfaat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada KKN 2026, mahasiswa Unisda akan diterjunkan ke sejumlah daerah di Kabupaten Lamongan, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Jombang, hingga Lombok. Untuk KKN Internasional, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Thailand dan Malaysia. Menurut Ahmad Sholikin, perluasan lokasi menjadi wujud kepercayaan terhadap kualitas mahasiswa Unisda dan diharapkan meningkatkan kemampuan adaptasi, kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, serta mendorong inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, menegaskan bahwa mahasiswa merupakan representasi kampus yang membawa nama baik institusi. “KKN bukan sekadar program akademik, tetapi juga sarana pembelajaran kehidupan yang sesungguhnya. Jadikan kesempatan ini untuk belajar dari masyarakat, memahami berbagai tantangan, serta menghadirkan solusi yang inovatif dan bermanfaat,” tuturnya. Ia juga mengajak peserta menjaga etika, disiplin, dan membangun komunikasi baik dengan masyarakat.

Apel pemberangkatan juga ditandai dengan penyematan tanda peserta KKN sebagai simbol dimulainya masa pengabdian. Unisda menyerahkan perlengkapan ramah lingkungan sebagai bentuk komitmen mendukung pengurangan sampah selama KKN. Melalui program ini, Unisda berharap mahasiswa mampu menjadi mitra strategis masyarakat dalam pembangunan desa, meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga, serta menghadirkan program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.