Media Kampung – Stadion Semeru di Lumajang menjadi saksi perhelatan Wisuda Akbar bagi ribuan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Lumajang pada Sabtu, 23 Mei 2026. Acara ini mengusung tema “Mencetak Generasi Qurani, Cerdas, Berakhlak Mulia dan Profesional” dan berlangsung dengan suasana meriah serta penuh haru.
Wisuda tersebut dibuka secara resmi oleh Indah Amperawati, yang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pendidikan berbasis agama sebagai persiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman. Hadir pula dalam kesempatan itu jajaran Forkopimda, tokoh agama, kepala madrasah, serta para wali murid yang turut menyaksikan prosesi.
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah kehadiran AKBP Alex Sandy Siregar yang memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan wisuda. Menurutnya, momen wisuda menjadi langkah awal bagi para siswa untuk terus menuntut ilmu dan menjaga akhlak. “Anak-anak kita diajak untuk terus belajar, menjaga moral, dan menjadi generasi yang membanggakan bangsa serta agama,” ujarnya pada Minggu, 24 Mei 2026.
Lebih jauh, Alex menegaskan pentingnya penguatan pendidikan agama sebagai kunci dalam membentuk karakter generasi muda yang kuat di tengah derasnya pengaruh era digital. Ia meyakini siswa dengan pondasi moral yang kokoh akan mampu tumbuh sebagai pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab sekaligus menjauhkan diri dari pengaruh negatif.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan suasana yang menyentuh hati, terutama ketika para siswa berjalan menuju panggung wisuda diiringi sorak sorai dan perhatian dari para orang tua mereka. Selain prosesi utama, acara juga dimeriahkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan seni Islami, serta pemberian penghargaan kepada siswa yang berprestasi.
Wisuda Akbar MI ini mencerminkan komitmen Lumajang dalam mengedepankan tidak hanya capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter berlandaskan nilai-nilai Qurani. Hal ini menjadi sebuah gambaran nyata bagaimana pendidikan di daerah tersebut berusaha menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan profesional.
Acara berakhir dengan harapan besar agar para lulusan MI dapat terus melanjutkan pendidikan dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung masa depan generasi penerus yang lebih baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan