Media Kampung – Memanfaatkan libur panjang Iduladha 2026, Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak warga untuk menjelajahi beragam destinasi wisata unggulan yang ada di Kabupaten Jember. Ia menekankan bahwa warga tidak perlu pergi jauh karena keindahan alam dan berbagai pilihan wisata sudah tersedia di daerah ini.
Dalam kesempatan tersebut, Fawait menyebutkan beberapa lokasi wisata populer seperti Pantai Papuma dan Watu Ulo sebagai destinasi yang mudah diakses dan menawarkan pengalaman alam yang menarik. Selain dua pantai tersebut, Jember juga memiliki kawasan wisata lain, termasuk Rembangan, wisata pegunungan, air terjun, serta tempat wisata religi yang bisa dinikmati seluruh keluarga.
Bupati Fawait menyoroti pentingnya sektor pariwisata dalam mendongkrak perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, dan penyedia jasa wisata di sekitar area destinasi. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai pembenahan dan kolaborasi lintas sektor untuk memajukan pariwisata, yang kini mulai menunjukkan hasil positif.
“Pariwisata di Jember saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Selama libur panjang ini, masyarakat tidak perlu bepergian jauh, karena di Jember sudah tersedia banyak pilihan wisata seperti Papuma, Watu Ulo, dan lainnya,” ujar Fawait pada Selasa, 26 Mei 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy, menambahkan bahwa pihaknya terus merancang strategi untuk meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan. Salah satu upaya yang tengah dipersiapkan adalah kerja sama dengan akademisi dan Perhutani untuk membuka destinasi baru, seperti pengembangan wisata air terjun di kawasan Gunung Pasang.
Selain memperluas pilihan destinasi, Disporabudpar juga fokus pada peningkatan atraksi wisata dan promosi yang masif agar lebih banyak wisatawan tertarik berkunjung ke Jember. Bobby juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi arahan petugas saat berkunjung, terutama di pantai yang memiliki karakter ombak yang tidak menentu.
“Jika ada imbauan untuk tidak masuk ke area tertentu, mohon untuk dipatuhi demi keselamatan bersama,” tegas Bobby. Ia juga mengimbau agar pengunjung menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi kelestarian kawasan wisata selama musim liburan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Jember untuk terus mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, diharapkan wisata di Jember bisa semakin maju sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Secara keseluruhan, ajakan Bupati Muhammad Fawait untuk berwisata di Jember pada libur Iduladha 2026 merupakan langkah strategis dalam mendorong potensi lokal dan menghidupkan kembali roda ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan