Media Kampung, Jember — Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar, sejumlah salon pangkas rambut di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terlihat ramai oleh pelanggan, terutama para siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Lonjakan ini dipicu oleh aturan sekolah yang mengharuskan siswa tampil rapi, khususnya dalam hal kerapian rambut sebagai bagian dari penegakan kedisiplinan.
Owner Rano Salon yang berlokasi di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Jember, menyatakan bahwa sejak beberapa minggu terakhir, salon miliknya melayani antara 40 hingga 80 pelanggan setiap hari. Kondisi serupa juga terjadi di salon di Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, yang ramai dikunjungi anak-anak usia sekolah.
Antrean pelanggan di pusat kota Jember meningkat sejak satu pekan terakhir, dengan mayoritas pelanggan adalah siswa SD, SMP, dan SMA yang akan kembali masuk sekolah. Para pemilik salon pun memperpanjang jam operasional untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Model potongan yang paling banyak diminati adalah potongan cepak dan rapi, yang sesuai dengan aturan sekolah. Pihak sekolah menegaskan bahwa kerapian penampilan siswa merupakan bagian dari pembinaan karakter, karena rambut yang tertata rapi dinilai dapat menunjang kedisiplinan serta menciptakan suasana belajar yang lebih tertib.
Diperkirakan lonjakan pelanggan di salon pangkas rambut ini akan terus berlangsung hingga minggu pertama masa sekolah berjalan.





















Tinggalkan Balasan