Media Kampung, Jember – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Jember berhasil membawa pulang satu medali perak dan lima medali perunggu dari Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Jawa Timur yang digelar di Stadion Lumbung, Pandaan. Sebanyak 16 atlet diturunkan dalam ajang tersebut, bertanding di berbagai nomor mulai dari divisi U-13 putra, divisi nasional putra dan putri, hingga divisi compound U-18 putri.
Ketua Perpani Kabupaten Jember, Mega Puspita Sari, mengapresiasi perjuangan para atlet meskipun hasilnya belum memenuhi target. Menurutnya, capaian itu menunjukkan potensi atlet panahan Jember untuk terus berkembang. “Kami tetap bersyukur dengan hasil yang diraih. Satu medali perak dan lima medali perunggu menjadi bukti bahwa atlet-atlet Jember memiliki potensi untuk terus berkembang,” ujarnya, Minggu (5/7/2026). Ia menambahkan bahwa hasil ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan agar ke depan bisa meraih prestasi lebih tinggi.
Selama pertandingan, tim menghadapi sejumlah kendala, terutama di divisi compound. Beberapa atlet mengalami kerusakan peralatan akibat tali busur putus, yang sempat memengaruhi konsentrasi saat bertanding. Karena itu, Perpani Jember akan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari kesiapan peralatan, pemeriksaan perlengkapan sebelum pertandingan, hingga penguatan mental atlet agar lebih siap menghadapi situasi tidak terduga.
Meski demikian, hasil Kejurprov menjadi modal penting menghadapi agenda berikutnya. Tiga atlet panahan Jember dipastikan lolos dan akan mewakili daerah pada Kejuaraan Nasional Junior di Kudus yang dijadwalkan berlangsung pada 20–26 Juli 2026. Mega berharap ketiga atlet tersebut dapat memanfaatkan kesempatan untuk menambah pengalaman sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional. “Kami optimistis dengan persiapan yang lebih matang, dukungan semua pihak, dan evaluasi dari Kejurprov ini, atlet-atlet Jember dapat tampil lebih percaya diri dan memberikan hasil terbaik di Kejurnas Junior nanti,” katanya.






















Tinggalkan Balasan