Media Kampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat lonjakan jumlah penumpang selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Pada hari Selasa (16/6/2026), total pergerakan penumpang mencapai 21.085 orang, terdiri dari 10.252 penumpang berangkat dan 10.833 penumpang tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 9 Jember.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket untuk perjalanan siang hingga malam masih berlangsung. “Jumlah pergerakan penumpang pada hari ini masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung untuk kereta-kereta keberangkatan siang hingga malam hari,” ujar Cahyo, Selasa (16/6/2026).

Peningkatan jumlah penumpang dipengaruhi oleh libur Tahun Baru Islam yang dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, mengunjungi keluarga, maupun berwisata. Selama periode libur ini, pergerakan penumpang didominasi perjalanan jarak pendek dan menengah yang memanfaatkan stasiun-stasiun antara.

Dari sisi okupansi, KA Pandanwangi relasi Jember–Banyuwangi PP menjadi kereta dengan jumlah penumpang tertinggi, mencapai 13.306 orang. Sementara KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng PP melayani 6.415 penumpang. Kedua kereta tersebut mencatat tingkat keterisian hingga 100 persen pada 15-16 Juni 2026.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu. Seluruh fasilitas stasiun dan sarana kereta api telah kami pastikan dalam kondisi siap melayani pelanggan,” pungkas Cahyo.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.