Media Kampung – Siswi SMA Negeri 2 Jember, Niken Kusuma Wardani, berhasil menggali potensi dirinya melalui seni tari tradisional yang ia tekuni sejak duduk di bangku SMP. Usahanya membuahkan hasil dengan meraih Juara Harapan 3 dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) 2026.

Berbeda dengan kebanyakan penari yang memulai sejak dini, Niken memulai perjalanan seni tari secara tidak sengaja ketika SMP. Sekolah menunjuknya untuk tampil dalam pertunjukan kolosal, awalnya tanpa antusiasme namun kemudian berubah menjadi kecintaan pada seni tari. Hal ini disampaikan langsung oleh Niken dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Jember pada Selasa, 12 Mei 2026.

Setelah mulai aktif dalam ekstrakurikuler tari, Niken mulai berani menunjukkan kemampuannya di berbagai lomba. Pada FLS3N 2026, ia membawakan Tari Titis, sebuah tarian kreasi baru yang mengangkat nilai kebersamaan dan budaya gotong royong khas masyarakat Jawa. Tarian ini tidak hanya menonjolkan keindahan gerak, tetapi juga mengandung pesan sosial yang kuat.

Bagi Niken, tantangan terbesar menari tari tradisional adalah menjaga teknik dasar seperti posisi tubuh yang tepat dan konsentrasi selama pertunjukan. “Yang paling sulit itu menjaga fokus dan posisi tubuh selama menari,” ujarnya. Disiplin dan kerja sama tim menjadi bagian penting dalam proses belajar tari yang ia jalani.

Selain memperkuat kemampuan fisik, seni tari mengajarkan Niken tentang kedisiplinan dan peningkatan rasa percaya diri. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang mau mengenal dan mendalami seni budaya daerah. “Jangan takut mencoba hal baru, karena kita tidak pernah tahu potensi diri sebelum mencobanya,” tambahnya.

Prestasi yang diraih Niken menjadi bukti bahwa seni tradisional dapat menjadi media efektif bagi remaja dalam menemukan bakat dan mengembangkan diri. Dukungan dari sekolah dan lingkungan sekitar turut memotivasi Niken untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang seni tari.

Kisah Niken juga memberikan gambaran positif tentang pentingnya pelestarian seni budaya melalui generasi muda. Dengan semangat dan dedikasi seperti yang ditunjukkan Niken, seni tari tradisional di Jember dan Indonesia pada umumnya dapat terus berkembang dan dikenal luas.

Ke depan, Niken berencana untuk terus menekuni seni tari serta mengajak teman-teman sebayanya untuk ikut aktif melestarikan budaya lewat berbagai kegiatan seni. Prestasi di FLS3N 2026 menjadi langkah awal yang membanggakan dan membuka peluang lebih besar di masa mendatang.

Seni tari bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pengembangan karakter yang dapat membentuk pribadi muda yang disiplin, percaya diri, dan memiliki jiwa kebersamaan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.