Media Kampung – Warga Dusun Karanganyar di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami teror di tengah malam oleh orang tidak dikenal pada Senin dini hari, 25 Mei 2026. Peristiwa ini membuat warga setempat merasa waspada dan khawatir terhadap keamanan lingkungan mereka.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 00.00 WIB saat aliran listrik di salah satu rumah milik warga berinisial S tiba-tiba terputus. Tidak berapa lama kemudian, terdengar suara ketukan keras serta penggedoran pintu bagian belakang rumah tersebut. Beberapa warga sekitar juga melaporkan mendengar langkah kaki yang terdengar berjalan di sekitar lokasi saat insiden berlangsung.
Kepala Desa Karangrejo, Alfan Ali Fanani, mengonfirmasi adanya laporan dari warga yang merasa menjadi korban teror tersebut. Ia menyatakan, “Benar ada warga yang sudah melapor ke pihak desa. Rumahnya mengalami pemutusan listrik dan pintu diketuk pada malam hari.” Namun, hingga kini pihak desa belum dapat memastikan berapa jumlah pelaku maupun motif di balik aksi teror ini.
Alfan menuturkan bahwa pihak desa tidak bisa memastikan apakah kejadian itu terkait dengan isu-isu tertentu seperti teror pocong atau sebab lain. Ia menegaskan bahwa saat ini yang bisa dipastikan hanyalah sebuah bentuk teror yang mengganggu ketenangan warga. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, desa berencana meningkatkan sistem keamanan lingkungan dan akan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat guna penanganan lebih lanjut.
Selama satu minggu terakhir, desa telah menggiatkan kegiatan ronda malam di setiap lingkungan. Kepala desa sendiri turut aktif berjaga bersama warga hingga pagi hari untuk memastikan keamanan di wilayahnya. Kejadian ini memicu kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat Karangrejo yang terus diminta untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitarnya.
Situasi ini menjadi perhatian penting bagi keamanan desa karena gangguan semacam ini dapat mengganggu ketentraman warga. Pihak desa berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan bekerja sama dengan aparat kepolisian guna mengungkap siapa pelaku di balik aksi teror tersebut. Sementara itu, warga diimbau untuk tetap tenang dan menjaga solidaritas demi menjaga suasana kondusif di lingkungan mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan