Media Kampung – RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso menegaskan bahwa proses rekrutmen tenaga kesehatan Non ASN/BLUD tahun 2026 dilakukan secara terbuka dan transparan. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas perhatian masyarakat terkait mekanisme seleksi, khususnya pada formasi perawat.

Direktur RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna A, Sp.P, FISR, memastikan bahwa seluruh tahapan rekrutmen berjalan profesional dan sesuai dengan ketentuan yang telah diumumkan sejak awal. Ia menjelaskan bahwa peserta seleksi dapat langsung mengakses hasil nilai ujian tulis setelah menyelesaikan tes sebagai bentuk transparansi dalam proses seleksi.

Menanggapi kekhawatiran soal nilai seleksi pada formasi Perawat Ahli dan Perawat Terampil, pihak rumah sakit menerangkan bahwa nilai hasil ujian tidak dicantumkan dalam lampiran pengumuman karena semua peserta yang mengikuti seleksi kompetensi dinyatakan layak untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Hal ini sesuai dengan Surat Pengumuman Hasil Tes Kompetensi/Tes Tulis Nomor 800/1062/30.7.7/2026 tanggal 20 April 2026, yang menyatakan bahwa khusus untuk jabatan perawat, seluruh peserta yang mengikuti tes kompetensi berhak melanjutkan seleksi.

“Semua proses sudah sesuai mekanisme dan informasi yang diberikan kepada peserta sejak awal,” ujar dr. Yus. Pernyataan ini bertujuan memberikan kejelasan agar masyarakat tidak salah memahami proses rekrutmen yang sedang berjalan.

Manajemen RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso menegaskan bahwa penerimaan tenaga kesehatan Non ASN/BLUD mengedepankan prinsip akuntabilitas dan profesionalitas. Upaya ini dimaksudkan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Bondowoso ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.