Media Kampung, Dokter Ngabila Salama, praktisi kesehatan masyarakat, mengungkap bahwa faktor utama kelancaran air susu ibu (ASI) bukanlah suplemen khusus atau daun katuk, melainkan kondisi psikologis sang ibu. Hal ini disampaikannya dalam acara podcast Special Interview di kanal YouTube Cumicumi, Sabtu (4/6/2026).
Menurut dr. Ngabila, ibu menyusui tidak boleh stres. Ia bahkan mengaku tidak pernah meresepkan obat atau makanan tertentu untuk melancarkan ASI. “Yang harus dilakukan adalah berbahagia, entah dengan cara apa,” ujarnya.
Ia menyarankan ibu menyusui untuk memanjakan diri, misalnya dengan pijat, menonton film favorit, atau sekadar menikmati pemandangan hijau. “Apapun yang kamu mau lakukan, lakukan. Itu nomor satu,” tegasnya.
Meski demikian, dr. Ngabila tidak menampik bahwa nutrisi yang baik tetap penting. Namun, ia menegaskan tidak ada makanan atau minuman khusus yang menjamin kelancaran ASI. “Daun katuk boleh saja, tidak masalah. Suplementasi untuk ibu hamil dan menyusui sama,” tambahnya.
Ia juga memaparkan manfaat ASI bagi anak, antara lain meningkatkan kecerdasan, mengurangi risiko sakit, dan mendukung tumbuh kembang yang optimal secara fisik, mental, emosional, dan kognitif. Bagi ibu, menyusui dapat mempercepat pemulihan pasca persalinan, mencegah kanker payudara dan rahim, serta memperkuat ikatan emosional dengan bayi.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan