Media Kampung – 16 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Bondowoso menargetkan pembangunan jembatan darurat di kawasan Jembatan Sentong selesai dalam 14 hari, sebagai upaya memastikan mobilitas pejalan kaki tetap terjaga selama proses pembongkaran total jembatan lama.
Rencana pembangunan ini dimulai pada Minggu, 11 April 2026, dengan estimasi selesai dua pekan kemudian, sehingga warga tidak kehilangan akses penyeberangan penting di wilayah tersebut.
Anggaran yang dialokasikan untuk proyek jembatan darurat sebesar Rp75 juta bersumber dari Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso.
“Memakai konstruksi kayu,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan bahan utama yang dipilih untuk mempercepat proses pembangunan.
Jembatan darurat ini dirancang khusus untuk pejalan kaki, meskipun secara struktural memungkinkan dilalui kendaraan roda dua dengan beban terbatas sesuai kekuatan kayu yang dipilih.
“Nanti sebelum dibuka, atau digunakan kami akan melakukan pengujian,” tambah Kristianto menegaskan bahwa uji kelayakan akan dilakukan sebelum fasilitas diperbolehkan dipakai publik.
Proses konstruksi dimulai dengan pemasangan rangka kayu dan penyiapan jalur masuk serta keluar yang disesuaikan dengan kapasitas beban maksimum yang dapat ditanggung.
Setelah selesai, Jembatan Sentong akan dibongkar total, sehingga jembatan darurat menjadi satu‑satunya jalur penyeberangan yang aman bagi warga selama tahap rekonstruksi.
Meski sudah ditutup untuk kendaraan, Jembatan Sentong masih sering dilalui pejalan kaki secara tidak resmi, meningkatkan risiko kecelakaan dan mengganggu keamanan.
Di sekitar lokasi, warga mendirikan jasa penitipan kendaraan atau parkir dadakan untuk menampung mobil yang biasanya melintas, sebagai respons kebutuhan mobilitas sementara.
Dalam beberapa hari terakhir, dua unit alat berat berupa ekskavator dan bore pile terlihat beroperasi di area proyek, menandakan dimulainya proses penggantian struktur jembatan.
BPBD mengawasi penggunaan alat berat tersebut dengan ketat untuk memastikan tidak mengganggu keamanan pekerja maupun warga sekitar.
Hingga hari ini, pembangunan jembatan darurat telah mencapai tahap pemasangan balok penyangga utama, dengan estimasi selesai sesuai jadwal pada akhir April 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan