Media Kampung – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso menyiapkan sekitar 75 petugas khusus untuk pengawasan hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Petugas ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Disnakkan Bondowoso agar pelaksanaan kurban berjalan sesuai standar kesehatan dan kesejahteraan hewan. Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, menegaskan bahwa seluruh proses harus memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) untuk melindungi konsumen kurban di wilayah tersebut.
Petugas yang diterjunkan terdiri dari tenaga medik dan paramedik veteriner yang akan melakukan pemeriksaan Antemortem dan Postmortem di lokasi penyembelihan saat Idul Adha. Dengan pemeriksaan ini, Disnakkan memastikan hewan kurban yang dikonsumsi telah memenuhi standar kesehatan dan tidak membahayakan masyarakat.
Selain itu, Disnakkan juga mengadakan sosialisasi kepada sekitar 50 panitia kurban dan takmir masjid dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai regulasi penyembelihan hewan kurban serta penerapan hygiene sanitasi selama proses berlangsung, sehingga praktik kurban dapat dijalankan dengan baik dan bersih.
Disnakkan juga menyediakan fasilitas rumah potong hewan (RPH) di lima kecamatan yaitu Pujer, Wonosari, Curahdami, Maesan, dan Prajekan. Rumah potong ini dibuka secara gratis untuk masyarakat yang ingin melaksanakan penyembelihan kurban dengan prosedur yang telah terjamin kehalalan dan kebersihannya.
Seluruh RPH tersebut sudah memiliki sertifikat halal dan nomor kontrol veteriner yang menjadi jaminan mutu serta higienitas dalam proses penyembelihan. Fasilitas ini menjadi pilihan aman bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah kurban dengan standar kesehatan yang ketat.
Persiapan matang dari Disnakkan Bondowoso ini menunjukkan komitmen untuk mendukung pelaksanaan kurban yang tidak hanya sah secara agama, tetapi juga aman dan sehat bagi masyarakat luas. Kegiatan ini penting mengingat konsumsi daging kurban merupakan bagian signifikan dari tradisi Idul Adha di Bondowoso.
Dengan diterjunnya puluhan petugas dan fasilitas pendukung yang memadai, diharapkan penyembelihan hewan kurban di Bondowoso tahun ini dapat berjalan dengan tertib, terkontrol, dan sesuai dengan kaidah kesehatan masyarakat veteriner.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan