Media Kampung – Perumda Dharma Jaya mendorong pembangunan rumah potong hewan modern di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk menciptakan sistem penyembelihan kurban yang lebih higienis dan terstandar. Direktur Utama Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan bahwa idealnya setiap wilayah di Jakarta memiliki pusat atau cabang rumah potong hewan yang tersertifikasi agar proses penyembelihan tidak terpusat di satu lokasi.

Raditya menambahkan bahwa rencana ini masih berupa usulan awal yang akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pada Iduladha tahun ini, Dharma Jaya dipercaya oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta untuk menangani proses penyembelihan hewan kurban dengan standar pelayanan yang sesuai syariat Islam dan pengawasan ketat kesehatan pangan.

Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) menunjukkan sekitar 700 juru sembelih halal telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kurban tahun ini. Jumlah hewan yang telah dipotong di fasilitas Dharma Jaya mencapai sekitar 250 ekor dan diperkirakan akan terus bertambah selama perayaan Iduladha.

Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Ma’arif, juga mendukung pembatasan penyembelihan hewan kurban di permukiman dan masjid. Ia menilai Jakarta membutuhkan rumah potong modern yang tertata dan higienis di semua wilayah, meski tidak harus besar, untuk menjaga kebersihan, kesehatan hewan, dan kualitas daging. Samsul berharap dalam 20 tahun ke depan praktik penyembelihan hewan kurban di kawasan perumahan tidak lagi dilakukan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.