Media Kampung, Bali – Polisi di Bali tengah melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian seorang turis warga negara Inggris bernama Paul Innes Dougan. Peristiwa ini terjadi di sebuah kafe di kawasan Kuta, Badung, pada awal Agustus 2026.

Peristiwa Penganiayaan di Kafe Kuta

Kejadian berlangsung pada dini hari 5 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WITA di One Tribe One Life Lounge and Cafe, Kuta. Paul Innes Dougan diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga negara asing. Insiden bermula ketika korban menegur seorang pria yang memukul seorang perempuan di bar. Namun, Paul justru diserang oleh pelaku dan teman-temannya.

Baca juga:

Kronologi Perawatan dan Kematian Korban

Setelah penganiayaan, korban sempat kembali ke tempat menginapnya di Gora Beach Inn. Pada 8 Agustus 2026, korban mendapatkan perawatan awal di RS Murni Teguh dan kemudian dipindahkan ke RS BIMC pada 9 Agustus 2026 untuk perawatan intensif di Unit Gawat Darurat. Meski mendapat penanganan medis, kondisi Paul memburuk dan ia meninggal dunia pada 20 Agustus 2026 sekitar pukul 12.06 WITA.

Identitas Pelaku dan Tindakan Polisi

Berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku berjumlah empat orang, terdiri dari dua pria muda dan dua pria dewasa, seluruhnya merupakan warga negara Australia dengan inisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ. Mereka diketahui meninggalkan wilayah Indonesia pada 6 Agustus 2026, sehari setelah kejadian.

Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus ini. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Konsulat Australia untuk mendapatkan dukungan dan informasi terkait keberadaan para pelaku.

Baca juga:

Konteks dan Pentingnya Penanganan Kasus

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap keamanan dan kenyamanan wisatawan asing di Bali. Penanganan yang transparan dan cepat diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban serta menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata internasional.

Selain itu, keterlibatan warga negara asing sebagai pelaku juga menuntut kerja sama antarnegara untuk proses hukum yang tepat dan sesuai ketentuan.

Keterangan dari Keluarga Korban

Keterangan awal mengenai kejadian ini diperoleh dari anak korban, Liam Michael Dougan, warga negara Australia. Ia bertemu dengan ayahnya pada sore hari tanggal 5 Agustus dan mendapatkan penjelasan mengenai pengeroyokan yang dialami Paul di kafe tersebut.

Baca juga:

Informasi ini menjadi dasar penting dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di Bali.