Media Kampung – Retret Pimpinan Legislatif se-Indonesia yang berlangsung selama lima hari di Magelang berhasil meninggalkan kesan positif bagi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat.
Kegiatan ini diikuti oleh semua ketua DPRD provinsi dan kabupaten di Indonesia dengan tujuan meningkatkan integritas serta kapasitas kepemimpinan legislatif daerah.
Samsul menyatakan bahwa program retret ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan legislatif di tingkat lokal.
“Program yang sangat baik dan menjadi momentum untuk menciptakan pemimpin legislatif daerah yang mempunyai kapasitas,” ujarnya dalam sesi wawancara setelah acara.
Selama retret, para peserta tidak hanya menerima materi konseptual, melainkan juga menjalani simulasi yang menekankan kedisiplinan, integritas, dan semangat patriotisme.
“Benar-benar pendekatan yang mengutamakan fondasi utama patriotisme sebagai pimpinan DPRD,” bebernya menambahkan.
Retret ini dilaksanakan di Hotel Mercure, Magelang, dari 12 hingga 16 Mei 2024, melibatkan lebih dari 300 ketua DPRD dari seluruh Indonesia.
Fasilitator berasal dari lembaga pendidikan tinggi serta praktisi pemerintahan yang berpengalaman dalam bidang kepemimpinan dan tata kelola publik.
Samsul menekankan bahwa selain menambah wawasan, retret ini memperkuat jaringan antar pimpinan DPRD, sehingga kolaborasi lintas daerah menjadi lebih mudah.
Ia menyoroti empat poin utama yang dipetik: peningkatan soliditas jaringan, penguatan wawasan kebangsaan, kolaborasi nyata antara DPRD dan pemerintah daerah, serta penyelarasan kebijakan daerah dengan prioritas nasional.
“DPRD bukan hanya wakil rakyat, melainkan mitra pemerintah dalam program pembangunan,” jelasnya, menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif.
Retret juga menekankan pentingnya mengaitkan program pembangunan daerah dengan Asta Cita, visi pembangunan nasional yang menekankan pemerataan dan kesejahteraan.
Samsul menambahkan bahwa nilai-nilai patriotisme yang ditanamkan selama retret akan menjadi landasan dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Ia mengingatkan bahwa integritas dan kedisiplinan yang ditunjukkan selama pelatihan harus terus dijaga ketika kembali ke tugas sehari-hari di DPRD Pasuruan.
Hasil retret akan diimplementasikan dalam bentuk penguatan fungsi legislasi, peningkatan kualitas kebijakan daerah, serta pengawasan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Samsul menegaskan bahwa langkah konkret meliputi penyusunan regulasi internal yang mendukung transparansi serta peningkatan kapasitas aparatur DPRD melalui pelatihan lanjutan.
Ia juga berencana mengadakan forum evaluasi bersama pemangku kepentingan daerah untuk meninjau dampak implementasi hasil retret.
Dengan dukungan pemerintah provinsi Jawa Tengah, retret ini diharapkan menjadi model bagi kegiatan serupa di masa mendatang.
Kehadiran media lokal dan nasional memberikan sorotan terhadap upaya peningkatan kualitas kepemimpinan legislatif di Indonesia.
Secara keseluruhan, retret di Magelang dianggap sebagai langkah strategis yang dapat memperkuat peran DPRD sebagai agen perubahan dan penjaga kepentingan publik.
Ke depan, Samsul berkomitmen untuk menerapkan pelajaran yang didapatkan demi meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Pasuruan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan