Media Kampung – TVRI terus menggelar nonton bareng Piala Dunia 2026 di berbagai daerah sebagai bentuk hiburan bagi publik sekaligus upaya mempererat kebersamaan. Kegiatan ini melibatkan komunitas, instansi pemerintah, dan masyarakat umum, serta diharapkan dapat menumbuhkan sportivitas dan persatuan di tengah masyarakat.
Nobar sebagai Sarana Kebersamaan
Kepala Redaksi Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Usman Kansong, menyatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan nobar adalah menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat. “Kami mendorong masyarakat menjalin kebersamaan, sportivitas, serta persatuan dan kesatuan,” ujarnya dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Senin, 15 Juni 2026.
TVRI menggandeng berbagai pihak untuk memperluas pelaksanaan nobar. Sejumlah stasiun TVRI daerah bahkan menggelarnya di halaman kantor masing-masing. Kegiatan tersebut juga melibatkan pemerintah daerah dan kepolisian.
Dampak Ekonomi bagi UMKM
Selain menjadi hiburan, nobar diharapkan menggerakkan perekonomian lokal. Kehadiran penonton dinilai dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan warung kopi. “Kami juga ingin menghadirkan efek domino berupa perputaran ekonomi. Dengan banyaknya pengunjung, pendapatan pelaku usaha diharapkan meningkat,” kata Usman.
Nobar Serentak Hari Bhayangkara
Polri berencana mengadakan nobar serentak pada peringatan Hari Bhayangkara tanggal 1 Juli mendatang. Hal ini menunjukkan sinergi antara TVRI dan aparat keamanan dalam menyukseskan acara nonton bareng Piala Dunia 2026.
Media Center dan Rencana Nobar Besar
TVRI juga membuka Media Center Piala Dunia untuk mendukung kebutuhan informasi media. Fasilitas itu menyediakan materi gambar pertandingan yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Ke depan, TVRI berharap dapat menggelar nobar yang lebih besar. Salah satu rencana yang tengah dijajaki adalah nobar bersama Presiden dan masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan