Media Kampung, Kudus – Kreativitas perajin asal Kudus, Jawa Tengah, Nunung Ervana, berhasil mengubah limbah spons sandal menjadi karya seni siluet wajah tokoh nasional seperti Presiden Joko Widodo dan Soekarno. Produk unik ini bahkan sempat menjadi perhatian dalam forum G20 di Yogyakarta pada 2022 lalu.

Nunung, yang juga dikenal sebagai pemilik Sentra Pengrajin Goni dan Pandan Nuswantoro, memproduksi siluet wajah dan peci berbahan dasar limbah karung goni di Desa Piji, Kecamatan Dawe. Ia memulai pembuatan siluet dari limbah spons sandal sejak 2023 sebagai upaya pemberdayaan kelompok UMKM dan pengurangan limbah di daerahnya.

Baca juga:

Awal Mula dan Peran pada G20

Pada 2022, Nunung dipilih mewakili pelaku UMKM Kudus untuk memeriahkan acara G20 di Hotel Tentrem, Yogyakarta. Salah satu produk yang dibawa adalah siluet wajah Presiden Joko Widodo yang dibuat dari limbah spons sandal. Produk ini mendapat perhatian dari peserta internasional meski hanya dibuat satu unit dan tidak dijual langsung saat itu.

Selain siluet Jokowi, Nunung juga membuat siluet wajah Presiden pertama Indonesia, Soekarno, atas permintaan Gubernur Jawa Tengah saat itu, Ganjar Pranowo. Produk ini juga pernah dipamerkan dalam ajang G20 empat tahun sebelumnya.

Baca juga:

Proses Kreatif dan Bahan Baku

Limbah spons sandal didapatkan Nunung dari pengepul di Kudus yang mengumpulkan limbah dari pabrik-pabrik sekitar. Produk siluet ini tahan lama dengan warna yang tidak mudah pudar berkat penggunaan cat lukis khusus. Nunung juga menyediakan produk kaligrafi dan lukisan siluet dengan bahan yang sama.

Selain spons, limbah karung goni bekas pabrik rokok di Kudus juga diolah menjadi peci, topi, dan tas dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 2 jutaan. Tantangan produksi terutama terkait tekstur karung goni yang tidak rata dan bau tembakau yang harus dihilangkan terlebih dahulu.

Baca juga:

Dampak dan Harapan

Produk kerajinan Nunung telah dipasarkan secara nasional dan bahkan merambah pasar luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Mesir, dan Belanda. Berkat inovasinya, ia menerima penghargaan juara 1 Produk UMKM Kreatif Indonesia dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Nunung berharap usaha kerajinan ini dapat terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang memberdayakan pelaku UMKM serta turut membangkitkan perekonomian bangsa.