Media Kampung – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu, 7 Juni 2026, pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan dan memanfaatkan rute alternatif maupun layanan transportasi umum yang tetap beroperasi selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan penerapan HBKB di Jalan Rasuna Said merupakan upaya menghadirkan ruang publik yang lebih sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat. Ia mengajak warga Jakarta untuk merasakan pengalaman baru beraktivitas di koridor Rasuna Said yang lebih sehat dan nyaman.
“Pada saat yang sama, kami memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar melalui rekayasa lalu lintas dan dukungan transportasi umum yang telah disiapkan,” kata Budi, Jumat (5/6).
Budi mengatakan masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan transportasi umum yang beroperasi di kawasan tersebut. Terdapat tujuh rute Transjakarta yang melayani koridor HBKB, yaitu L13 (Puri Beta–Flyover Kuningan Express), 13E (Puri Beta–Flyover Kuningan), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), 6 (Ragunan–Galunggung), 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan), 6H (Senen–Lebak Bulus), dan 6M (Stasiun Manggarai–Blok M). Masyarakat juga dapat menggunakan layanan LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya melalui Stasiun LRT Rasuna Said dan Stasiun LRT Setiabudi. Adapun titik pemberhentian Transjakarta yang dapat dimanfaatkan berada di Halte Setiabudi, Halte Kuningan Madya, Halte Karet Kuningan, dan Halte Rasuna Said.
Ia mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan memanfaatkan transportasi umum. “Harapannya, HBKB di Jalan HR Rasuna Said dapat menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menghadirkan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi warga Jakarta,” ujar Budi.
Budi menjelaskan koridor HBKB Jalan HR Rasuna Said memiliki panjang sekitar 4,4 kilometer, membentang dari kawasan Utara–Selatan, yakni Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca dan Selatan–Utara, yakni Jalan Dr Satrio hingga Jalan Setia Budi Utara Raya/Setia Budi Tengah. Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, Dishub DKI telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas pada kawasan Kuningan.
Berikut 10 rute alternatif pengalihan arus lalu lintas selama penerapan HBKB di Jl HR Rasuna Said:
- Lalu lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju arah Barat (Tanah Abang/Karet) dapat melalui Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II-Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo-dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah Timur (Manggarai) dapat melalui Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo–Jalan Galunggung–Jalan Sultan Agung-dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Utara (Menteng) menuju arah Selatan (Kuningan) dapat melalui Jalan Galunggung–Jalan Gembira–Jalan Kuningan Persada–Jalan Kuningan Mulya–Jalan Achmad Bakrie Barat-Jalan Casablanca-dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Selatan (Gatot Subroto) menuju arah Utara (Menteng) dapat melalui Jalan H.R. Rasuna Said-Prof DR. Satrio-Jalan Denpasar Raya-Jalan Setia Budi-Jalan Setia Budi Utara Raya-Jalan Setia Budi Tengah-Jalan Galunggung-dst atau dapat melewati Jl. Gilimanuk-Jalan Denpasar Raya-Jalan Prof Dr. Satrio-Jalan Denpasar Raya-Jalan Setia Budi-Jalan Setia Budi Utara Raya-Jalan Setia Budi Tengah-Jalan Galunggung.
- Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah Timur (Kampung Melayu) dapat melalui Jalan K.H Mas Mansyur– Jalan Prof DR. Satrio–Jalan Raya Casablanca.
- Lalu lintas dari arah Timur (Kampung Melayu) menuju arah Barat (Tanah Abang/Karet) dapat melalui Jalan Raya Casablanca-Jalan Prof DR Satrio-Jalan KH Mas Mansyur.
- Masyarakat yang berada di Kawasan Karet Pedurenan yang akan menuju Utara (Menteng) dapat melalui Jalan Denpasar Raya-Jalan Setia Budi-Jalan Setia Budi Utara Raya-Jalan Setia Budi Tengah-Jalan Galunggung.
- Masyarakat yang berada di Kawasan Karet Pedurenan yang akan menuju Selatan (Gatot Subroto) dapat melalui Jalan Karet Pedurenan-Jalan Prof DR. Satrio-Jalan HR Rasuna Said.
- Masyarakat yang berada di Kawasan Taman Setia Budi yang akan menuju arah Utara (Menteng) dapat melalui Jalan Setia Budi Tengah-Jalan Galunggung.
- Masyarakat yang berada di Kawasan Taman Setia Budi yang akan menuju Selatan (Gatot Subroto) dapat melalui Jalan Setia Budi Tengah-Jalan Setia Budi Selatan-Jalan Denpasar-Jalan Prof DR Satrio-Jalan HR Rasuna Said.
Selain itu, Dishub DKI juga menyiapkan rute alternatif khusus menuju tempat ibadah, kedutaan besar, hotel, dan gedung pertemuan di sekitar kawasan HBKB. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan rute-rute tersebut agar perjalanan tetap lancar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan