Media Kampung – Misteri teror api yang mengganggu warga di Seyegan, Sleman, akhirnya terungkap setelah tim geolog dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta melakukan investigasi. Mereka menduga bahwa kemunculan api misterius tersebut disebabkan oleh gas metan yang berasal dari bekas rawa di sekitar lokasi.

Dekan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi UPN, Prof. Dr. Ir. RM. Basuki Rahmad, menjelaskan bahwa setelah melakukan observasi pada Sabtu (30/5), ditemukan semburan gas di dalam rumah warga yang berjarak sekitar 300 meter dari sungai. Lokasi tersebut juga menunjukkan adanya batuan berwarna gelap dengan genangan air yang menghasilkan gelembung gas, yang diduga kuat sebagai gas metana.

Basuki mengungkapkan, “Gas ini bisa sampai ke rumah karena adanya migrasi dari dalam tanah. Kami menemukan jalur retakan yang kemungkinan besar menjadi saluran gas hingga mencapai rumah warga.” Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa area tersebut dulunya adalah rawa yang menyimpan gas metana.

Sebelumnya, fenomena api yang muncul secara acak di rumah Mutfiana, warga Margomulyo, Seyegan, telah menjadi perhatian publik sejak 23 Mei 2026. PLN UP3 Sleman juga menyatakan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh korsleting listrik setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh pada instalasi listrik di rumah tersebut.

Manager PLN UP3 Sleman, Ririn Harwati, menegaskan bahwa tidak ada kerusakan pada instalasi listrik yang dapat memicu percikan api. Hal ini memberikan kejelasan bagi masyarakat yang khawatir tentang penyebab kemunculan api misterius tersebut.

Dengan investigasi yang melibatkan ahli geologi dan tim teknik, diharapkan masyarakat dapat memahami lebih jelas mengenai fenomena ini dan mengurangi spekulasi yang beredar. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan sumber dan penyebab terjadinya kebakaran yang meresahkan ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.