Media Kampung, Seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak saat mandi di Pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Rabu, 15 Juli 2026. Korban bernama Berkat Saputra Lavau, warga setempat.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang dari BPBD Agam sekitar pukul 12.55 WIB. Berdasarkan laporan, korban diduga terseret arus saat mandi bersama sejumlah temannya sekitar pukul 11.43 WIB. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Kronologi Kejadian
Korban bersama teman-temannya mandi di Pantai Muaro Putuih. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret korban ke tengah laut. Teman-teman korban berusaha menolong tetapi tidak berhasil. Warga setempat yang mendengar teriakan segera melakukan pencarian awal, namun hingga laporan diterima Basarnas, korban belum ditemukan.
Upaya Pencarian
“Korban dilaporkan terseret ombak saat mandi bersama teman-temannya. Warga setempat telah melakukan pencarian awal, namun hingga informasi diterima korban masih belum ditemukan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, Rabu, 15 Juli 2026.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Agam diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.08 WIB. Sebanyak lima personel dikerahkan dengan membawa peralatan SAR air, termasuk Landing Craft Rubber (LCR), perlengkapan medis, perangkat komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya. Lokasi kejadian berjarak sekitar 28 kilometer dari Unit Siaga SAR Agam. Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berawan dan tidak terdapat kendala berarti.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Agam dan unsur terkait untuk mengoptimalkan pencarian korban. “Tim Rescue telah diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian bersama unsur terkait. Seluruh upaya akan dilakukan agar korban dapat segera ditemukan,” katanya.
Imbauan Keselamatan
Basarnas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang dan arus laut berpotensi membahayakan. Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat.



















Tinggalkan Balasan