Media Kampung – UIN STS Jambi Dukung Peserta Difabel UM-PTKIN melalui langkah nyata kepedulian. Sebelum ujian dimulai, pimpinan kampus menyempatkan diri menyapa langsung seorang calon mahasiswa difabel yang mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi tersebut.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi Sy, M.Si., didampingi Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. H. Helmi, M.Ag., berdialog dengan peserta mengenai kondisi kesehatan, kesiapan menghadapi ujian, serta kebutuhan khusus yang diperlukan selama proses seleksi. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam memberikan layanan setara bagi seluruh peserta.

“Kami ingin memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman. Jika ada kebutuhan yang diperlukan, silakan disampaikan agar dapat kami bantu,” ujar Dr. Pahmi Sy saat berbincang dengan peserta. Menurutnya, akses pendidikan tinggi harus terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang.

Ketua Koordinasi Pusat Kajian Gender, Anak dan Disabilitas UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa calon mahasiswa tersebut merupakan penyandang disabilitas dengan hambatan pendengaran akibat kecelakaan sekitar sembilan tahun lalu. Meskipun demikian, semangat Mahmud Hidayah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetap tinggi, didukung oleh keluarga dan fasilitas aksesibilitas yang disediakan kampus.

Kehadiran pimpinan kampus yang turun langsung menyapa peserta difabel menjadi cerminan nyata komitmen UIN STS Jambi dalam mewujudkan pendidikan inklusif. Di balik suasana ujian yang tenang, tersimpan pesan tentang harapan, perjuangan, dan kesempatan yang sama bagi setiap anak bangsa untuk meraih masa depan lebih baik melalui pendidikan tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.