Media Kampung, Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah mencabut sementara pembatas antara jalur TransJakarta dengan lajur kendaraan umum di Jalan Gatot Subroto. Kebijakan ini diterapkan guna mengurangi kemacetan yang timbul akibat proyek revitalisasi jalan dan trotoar di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pencabutan pembatas ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapan pekerjaan di lapangan. Hal ini bertujuan memberikan kelonggaran ruang bagi kendaraan sehingga arus lalu lintas dapat lebih lancar selama proses revitalisasi berlangsung.

Baca juga:

Proyek revitalisasi yang tengah berjalan meliputi perbaikan trotoar dan penataan ulang jalur jalan guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, khususnya pejalan kaki dan pengguna TransJakarta. Namun, pengerjaan ini berdampak pada penyempitan jalan sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa titik.

Baca juga:

Dengan mencabut sementara pembatas jalur TransJakarta, Dishub berharap dapat menekan tingkat kemacetan yang selama ini dirasakan oleh pengguna jalan di kawasan Gatot Subroto. Setelah seluruh pekerjaan revitalisasi selesai, pembatas jalan akan dipasang kembali seperti semula untuk menjaga fungsi jalur TransJakarta.

Baca juga:

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyeimbangkan antara kebutuhan perbaikan infrastruktur dan kelancaran transportasi publik serta kendaraan pribadi. Keputusan ini juga diharapkan dapat menjaga mobilitas warga Jakarta tanpa mengorbankan proses pembangunan yang sedang berjalan.