Media Kampung – Film drama romantis “Dan Bandung” yang akan tayang mulai 20 Agustus 2026 menghadirkan kisah cinta penuh warna dan konflik yang berlatar Kota Bandung. Film ini merupakan adaptasi novel karya Pidi Baiq dan disutradarai oleh Rudi Soedjarwo, sutradara berpengalaman yang juga dikenal lewat karya-karya ikonik seperti “Ada Apa Dengan Cinta” dan “Mendadak Dangdut”.

Film “Dan Bandung” diproduksi oleh Verona Films dengan Titin Suryani sebagai produser dan Bedy Kunady sebagai produser eksekutif. Naskah ditulis oleh Titien Wattimena, mengambil cerita dari novel Pidi Baiq yang sebelumnya sukses dengan semesta “Dilan”.

Baca juga:

Sinopsis Film Dan Bandung

“Dan Bandung” mengisahkan perjuangan cinta Basil, seorang mahasiswa Seni Rupa tingkat akhir yang hidup dalam keterbatasan ekonomi setelah ayahnya dipenjara karena fitnah. Untuk membiayai kuliahnya, Basil bersama dua sahabatnya, Doni dan Uu, mengelola distro kaos sambil mengerjakan pekerjaan sampingan lainnya.

Suatu hari, Basil bertemu Elma, mahasiswi Farmasi yang cantik dan pemalu, di sebuah pertandingan Persib. Terpesona oleh Elma, Basil membuat desain kaos dengan tulisan “Dicari Bidadari Bobotoh” dan ilustrasi wajah Elma. Namun, desain tersebut menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan karena wajah Elma tersebar luas tanpa izin, sehingga Elma dan sahabatnya, Susi, mendatangi Basil untuk meminta agar desain itu dihentikan.

Dari pertemuan yang canggung itu, hubungan Basil dan Elma berkembang dengan momen-momen manis khas remaja yang baru jatuh cinta. Namun, latar belakang ekonomi dan budaya yang berbeda serta sejarah keluarga yang rumit menimbulkan konflik. Elma menghadapi orang tua yang protektif, sementara Basil berusaha mempertahankan cintanya di tengah tekanan sosial dan keluarga.

Ketegangan memuncak hingga Basil memutuskan meninggalkan Bandung dan pergi ke Amsterdam untuk mencari ketenangan. Di sana, ia bertemu Nadine, seorang mahasiswi Indonesia yang mengingatkannya pada Elma. Kisah cinta Basil pun menghadapi pilihan sulit antara masa lalu dan kesempatan baru.

Baca juga:

Daftar Pemeran Utama

  • Samo Rafael sebagai Basil, mahasiswa Seni Rupa yang gigih berjuang menyelesaikan kuliah dan kehidupan sehari-hari. Samo adalah aktor, model, dan musisi yang telah membintangi sejumlah film populer.
  • Shanna Shannon sebagai Elma, mahasiswi Farmasi dari keluarga kaya yang pemalu. Ini adalah debut layar lebar Shanna sebagai aktris, sekaligus penyanyi yang membawakan soundtrack utama film dengan lirik karya Pidi Baiq.
  • Keisya Levronka sebagai Susi, sahabat dekat Elma. Keisya dikenal sebagai penyanyi dan mulai merambah dunia akting.
  • Razan Zu sebagai Doni, sahabat Basil yang setia mendampingi perjuangannya.
  • Theo Supple sebagai Uu, sahabat Basil dan rekan usaha distro kaos.

Keunikan Proses Produksi

Sutradara Rudi Soedjarwo menerapkan metode unik dalam produksi “Dan Bandung” dengan memberikan simulasi selama satu bulan kepada para pemain sebelum syuting. Para pemain tidak menghafal dialog secara kaku, melainkan membangun percakapan sesuai karakter dan situasi, sehingga interaksi terasa natural dan chemistry antar pemain terbangun kuat.

Selain itu, Kota Bandung bukan hanya menjadi latar pengambilan gambar, tetapi juga bagian penting dari cerita. Elemen budaya bobotoh Persib serta suasana khas Bandung turut menghidupkan nuansa film.

Cara Menonton Film Dan Bandung

“Dan Bandung” mulai tayang serentak pada tanggal 20 Agustus 2026 di berbagai jaringan bioskop besar seperti Cinema 21, XXI, CGV, Cinepolis, Platinum Cineplex, hingga NSC. Pemirsa disarankan membeli tiket melalui aplikasi atau situs resmi bioskop untuk menghindari kehabisan dan memastikan menonton secara legal.

Menonton di bioskop resmi tidak hanya memberikan pengalaman menonton berkualitas dengan gambar dan suara optimal, namun juga mendukung karya anak bangsa dan memastikan keberlanjutan produksi film berkualitas.

Baca juga:

Peringatan Penting

Penting untuk menghindari mengunduh atau menonton film dari situs bajakan yang ilegal. Situs ilegal tidak hanya merugikan tim produksi dan pemeran, tetapi juga berisiko menimbulkan ancaman malware, iklan berbahaya, dan penipuan data pribadi.

Dengan menonton di bioskop resmi, penonton turut berkontribusi pada pengembangan industri film nasional dan menikmati film dengan kualitas terbaik.