Media KampungBupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin kegiatan Corve Jumat Bersih di Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, pada Jumat, 20 Juni 2026. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan bersih-bersih itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, organisasi perangkat daerah, anggota DPRD, pemerintah kecamatan, organisasi kepemudaan, relawan, hingga mahasiswa. Di hadapan para peserta, Maesyal menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Padahal, persoalan sampah berakar dari aktivitas sehari-hari yang jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak lingkungan.

“Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, TNI atau Polri. Semua masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” kata Maesyal. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan layanan kebersihan, seperti penyediaan armada pengangkut sampah, petugas kebersihan, dan berbagai program lingkungan. Namun, upaya tersebut tidak akan optimal tanpa perubahan perilaku masyarakat.

Bupati mengajak warga untuk menerapkan kebiasaan sederhana: membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah rumah tangga, serta mengelola sampah organik secara mandiri melalui lubang kompos atau metode pengolahan sederhana lainnya. Pengurangan volume sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga agar beban pengelolaan di tingkat daerah berkurang. Langkah ini juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Maesyal juga mengajak mahasiswa dan generasi muda menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat terkait kebersihan lingkungan. Ia berharap kalangan muda tidak hanya terlibat dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. “Mahasiswa harus menjadi contoh dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Gerakan kebersihan tidak cukup dilakukan satu kali, tetapi harus menjadi budaya bersama,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih di Desa Tobat merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata. Sejumlah peserta terlihat mengumpulkan dan mengangkut sampah dari berbagai titik di lokasi. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap gerakan serupa dapat dilakukan secara rutin di berbagai wilayah untuk membangun budaya hidup bersih.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.