Media Kampung – Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Sidoarjo untuk memantau perkembangan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kunjungan ini dipimpin oleh Tenaga Ahli Utama Deputi V KSP, Letjen TNI (Purn) Arif Rahman, yang meninjau dua lokasi, yaitu Desa Sumorame di Kecamatan Candi dan Desa Rangkah Kidul di Kecamatan Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo Subandi mendampingi langsung rombongan KSP bersama Sekretaris Daerah, jajaran DPMPTSP, Dandim 0816 Sidoarjo, serta Forkopimda setempat. Subandi menyebut kunjungan ini sebagai kehormatan sekaligus amanah untuk menyukseskan program prioritas Presiden di bidang pemberdayaan ekonomi desa.
“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Sidoarjo mendapatkan kehormatan dengan kunjungan dari Kantor Staf Presiden untuk melihat langsung perkembangan Koperasi Merah Putih. Ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk menyukseskan program yang dicanangkan Presiden demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Subandi, Sabtu 13 Juni 2026.
Subandi menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi desa, tetapi juga harus menjadi pusat aktivitas masyarakat. Ia mendorong koperasi mampu memperkuat UMKM sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Contoh nyata adalah distribusi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog yang dinilai membantu masyarakat mendapatkan harga lebih murah dibandingkan pasar.
Selain beras, koperasi juga didorong menjadi saluran distribusi minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk menopang usaha pedagang kecil dan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.
Subandi mengingatkan para pengurus koperasi agar tidak sekadar menjalankan aktivitas rutin, tetapi terus berinovasi memanfaatkan dukungan pemerintah. “Jangan sampai koperasi berjalan biasa-biasa saja. Pengurus harus terus berinovasi. Pemerintah sudah memberikan dukungan yang luar biasa, sehingga tugas kita adalah mengawal agar program ini benar-benar sukses dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Sidoarjo telah menginstruksikan seluruh kepala desa memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan gudang dan sarana operasional. Menurut Subandi, keberadaan Koperasi Merah Putih menjadi instrumen penting menjaga ketahanan ekonomi masyarakat di tengah tantangan ekonomi global dan gejolak sektor pangan.
Sementara itu, Arif Rahman menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi program prioritas Presiden di daerah. Ia menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan salah satu strategi memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa dan kelurahan. “Kami ingin memastikan program-program prioritas Presiden dapat berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Koperasi Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan,” kata Arif Rahman.
Ia mengungkapkan, KDMP Sumorame yang dikunjungi saat ini telah memiliki 205 anggota aktif. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat seiring bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Saat ini, Kabupaten Sidoarjo memiliki 219 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Sebanyak 84 koperasi di antaranya telah memiliki bangunan dan sarana pendukung yang siap dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui penguatan Koperasi Merah Putih, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi desa semakin meningkat, UMKM berkembang lebih kuat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat secara berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan