Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP, Tercatat Sudah 13 Berturut-turut
Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan kualitas pengelolaan keuangannya yang luar biasa dengan keberhasilan mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut. Prestasi ini diperoleh atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan.
Serah Terima Hasil Pemeriksaan
Penyerahan hasil pemeriksaan LKPD dilakukan secara resmi oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Momentum ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Pasuruan dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Ungkapan Syukur dan Apresiasi Bupati Pasuruan
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang kembali diraih oleh Pemkab Pasuruan. “Syukur alhamdulillah karena 13 kali berturut-turut, Pemkab Pasuruan berhasil mempertahankan opini WTP,” ujarnya dengan penuh rasa bangga. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang konsisten dalam menerapkan pengelolaan keuangan yang jujur dan bertanggung jawab.
“Ini adalah kerja keras dan kekompakan semua pihak. Semua OPD, mulai dari pimpinan sampai staf terbawah, kompak melaksanakan pengelolaan keuangan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” tambah Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan.
Makna dan Komitmen di Balik Predikat WTP
Bupati Pasuruan menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar capaian administratif semata, melainkan sebuah komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. “Opini WTP ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Mas Rusdi juga menekankan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak hanya harus tertib secara administrasi, tetapi juga harus berdampak langsung dan positif bagi masyarakat. Hal ini mencakup pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi daerah. “Semua harus berdampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik,” tutupnya.
Penguatan Tata Kelola Keuangan Daerah
Predikat Opini WTP yang diraih Pemkab Pasuruan selama 13 kali berturut-turut ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Hal ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja Pemkab Pasuruan dalam menjalankan amanah pengelolaan dana publik secara profesional dan bertanggung jawab.
Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Pasuruan mampu bekerja secara sinergis demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Dengan demikian, capaian ini bukan hanya prestasi administratif, melainkan fondasi penting untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan dan pelayanan publik yang optimal.
Harapan ke Depan
Dengan keberhasilan ini, Pemkab Pasuruan berharap dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depannya. Semangat menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas harus terus dijaga agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat luas.
Semoga Pemkab Pasuruan sukses pertahankan predikat opini WTP, tercatat sudah 13 berturut-turut ini dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain dalam mengelola keuangan secara profesional dan bertanggung jawab.
Menjadi Teladan dalam Pengelolaan Keuangan Daerah
Keberhasilan Pemkab Pasuruan mempertahankan predikat opini WTP sebanyak 13 kali berturut-turut merupakan bukti nyata bahwa tata kelola keuangan daerah yang baik dapat diraih melalui kerja keras, transparansi, dan akuntabilitas. Ini menjadi teladan bagi pemerintah daerah lain untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan demi kesejahteraan masyarakat.
Dengan pencapaian ini, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Pasuruan akan semakin meningkat, infrastruktur terus berkembang, dan kualitas hidup masyarakat semakin baik. Pemkab Pasuruan sukses pertahankan predikat opini WTP, tercatat sudah 13 berturut-turut, bukan hanya prestasi administratif, tetapi juga lambang komitmen bersama untuk pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan