Media Kampung – 17 April 2026 | Pemerintah Republik Indonesia resmi membuka rekrutmen sebanyak 35.476 posisi manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan skema gaji yang setara dengan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada 15 April 2026 melalui Panitia Seleksi Nasional SDM PHTC, menargetkan penempatan tenaga kerja di seluruh wilayah Indonesia.
Lowongan terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 30.000 posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih yang akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara, serta 5.476 posisi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dikelola oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Semua penerima posisi tersebut akan diangkat sebagai pegawai BUMN dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama dua tahun, dan berhak atas hak-hak yang sama dengan karyawan BUMN lainnya.
Skema gaji mengacu pada golongan BUMN, mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan transportasi, serta program kesejahteraan seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, yang secara keseluruhan berada pada kisaran remunerasi kompetitif di sektor publik.
Persyaratan utama meliputi lulusan minimal D3 dari semua jurusan, IPK minimal 2,75, serta usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat pendaftaran.
Calon pelamar wajib menyiapkan dokumen identitas KTP, fotokopi ijazah dan transkrip nilai, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), foto berwarna 4×6, serta surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan resmi.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi phtc.panselnas.go.id, di mana pelamar harus membuat akun, mengisi data pribadi, mengunggah dokumen, dan memilih formasi yang diinginkan sebelum batas akhir 24 April 2026.
Seleksi akan melewati tiga tahapan utama: penyaringan administrasi, ujian tertulis berbasis kompetensi, dan wawancara serta pemeriksaan medis untuk menilai kesiapan kerja.
Dalam sambutannya, Menko Zulkifli Hasan menekankan pentingnya seleksi yang transparan dan memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang menjanjikan kelulusan tanpa proses resmi.
Rekrutmen ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan komunitas nelayan, sejalan dengan target pembangunan 80.000 koperasi desa pada akhir tahun 2026.
Dengan skala rekrutmen terbesar ini, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja muda, meningkatkan pendapatan rumah tangga, serta mempercepat integrasi sektor pertanian dan perikanan ke dalam jaringan BUMN.
Hingga kini, ribuan pelamar telah mengisi formulir secara online, dan tahap verifikasi dokumen diperkirakan selesai pada pertengahan Mei, menjelang pelaksanaan tes tertulis pada awal Juni 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan