Media Kampung – 16 April 2026 | Pemerintah Indonesia resmi membuka rekrutmen nasional sebanyak 30.000 posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menempatkan persyaratan pendaftaran sebagai sorotan utama publik.

Pendaftaran dimulai pada Rabu, 15 April 2026 dan berakhir pada 24 April 2026, dapat diakses melalui portal resmi phtc.panselnas.go.id tanpa dipungut biaya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan menegaskan proses seleksi akan dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel, serta tidak ada pungutan biaya apapun.

Ia menambahkan bahwa jadwal seleksi dapat mengalami penyesuaian, sehingga pelamar diharapkan memantau portal resmi secara berkala untuk memperoleh informasi terbaru.

Seluruh 30.000 manajer yang lolos akan diangkat menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, memperkuat jaringan koperasi desa di seluruh Indonesia.

Penempatan akan dilakukan dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kompetensi manajerial dalam lingkungan BUMN.

Persyaratan utama mencakup usia maksimal 35 tahun serta lulusan D3, D4, atau S1 dari semua jurusan, membuka peluang bagi beragam latar belakang pendidikan.

Selain itu, calon pelamar harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75, menegaskan standar kompetensi akademik yang dibutuhkan untuk mengelola unit koperasi.

Dokumen yang harus diunggah meliputi scan berwarna e‑KTP atau surat keterangan data e‑KTP, pas foto berwarna 4×6 dengan latar biru, ijazah asli atau SKL, serta transkrip nilai yang menampilkan IPK.

Pelamar juga wajib melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah, serta surat pernyataan yang ditandatangani dengan materai Rp10.000.

Pemerintah menegaskan tidak ada biaya pendaftaran, sekaligus memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang meminta imbalan untuk menjamin kelulusan.

Koperasi Desa Merah Putih diluncurkan pada 21 Juli 2025 sebagai inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian desa.

Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan UMKM melalui pengelolaan unit usaha seperti gerai sembako, apotek desa, unit simpan pinjam, klinik, cold storage, dan logistik distribusi.

Tujuh unit usaha tersebut harus dimiliki oleh setiap Kopdes Merah Putih, sehingga manajer yang direkrut akan bertanggung jawab mengawasi operasional dan integrasi layanan.

Rekrutmen dikelola oleh panitia seleksi nasional yang berkoordinasi dengan Badan Pengelola BUMN, memastikan proses seleksi mengikuti standar meritokrasi.

Tahapan seleksi meliputi verifikasi administratif, tes tertulis, wawancara kompetensi, dan pengumuman hasil, dengan masing‑masing fase dijadwalkan secara berurutan.

Zulkifli Hasan menegaskan kembali tidak ada jalur khusus atau titipan, semua pelamar akan diproses melalui mekanisme yang sama tanpa diskriminasi.

Portal phtc.panselnas.go.id menyediakan ruang pemantauan status pendaftaran, sehingga peserta dapat memeriksa perkembangan aplikasi mereka secara real time.

Saat ini pendaftaran masih dibuka hingga 24 April 2026, dan pihak penyelenggara mengimbau calon pelamar untuk melengkapi semua dokumen sebelum batas waktu.

Dengan menyiapkan persyaratan lengkap dan mengirimkan data melalui portal resmi, pelamar memiliki peluang terbaik untuk menjadi bagian dari 30.000 manajer Kopdes Merah Putih yang akan mengisi posisi strategis di BUMN.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.