Media Kampung – Program rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih 2026 resmi dibuka hingga 24 April 2026, menawarkan kesempatan kerja bagi lulusan muda di seluruh Indonesia.
Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan inisiatif ini sebagai bagian dari percepatan pembentukan koperasi desa.
Target utama program adalah menempatkan 30 ribu manajer profesional di koperasi desa/kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang tersebar di puluhan ribu wilayah.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi phtc.panselnas.go.id dan ditutup pada 24 April 2026.
Seleksi berlangsung dalam tiga tahap, mulai dari verifikasi berkas, tes tertulis, hingga wawancara kompetensi yang dipantau secara terpusat.
Peserta yang terpilih akan menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan durasi kontrak dua tahun, serta memperoleh fasilitas pelatihan intensif.
Tugas utama manajer mencakup pengembangan usaha koperasi, pengelolaan logistik distribusi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Keberadaan manajer profesional diharapkan meningkatkan kinerja koperasi, memperluas jaringan pasar, dan menstimulasi pertumbuhan usaha mikro di desa.
“Program ini bukan sekadar penciptaan lapangan kerja, tetapi strategi penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” kata Ketua Panselnas, Budi Santoso.
Direktur BKN, Siti Maulani, menambahkan, “Kami memastikan proses seleksi transparan dan berbasis merit sehingga kandidat terbaik dapat berkontribusi maksimal.”
Seluruh manajer akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai sponsor utama program.
PT Agrinas berlokasi di Jl. Asia Afrika No.75, Bandung, dan akan menyediakan dukungan teknis serta modal kerja bagi koperasi yang dikelola.
Setiap manajer akan mengikuti program orientasi selama dua minggu, meliputi materi manajemen koperasi, keuangan, dan pemasaran produk lokal.
Persyaratan meliputi usia 22‑35 tahun, lulusan S1 dari bidang ekonomi, pertanian, atau manajemen, serta tidak memiliki catatan kriminal.
Hingga kini, lebih dari 150 ribu pendaftar telah mengirimkan berkas mereka, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peluang ini.
Proses verifikasi berkas sedang berlangsung, dan kandidat terpilih diperkirakan akan diumumkan pada pertengahan Mei 2026.
Dengan selesainya tahap seleksi, diharapkan koperasi desa Merah Putih dapat beroperasi lebih modern dan berdaya saing tinggi.
Keberhasilan program akan menjadi indikator penting dalam upaya pemerintah mempercepat pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan