Media KampungGWM Haval H6L PHEV resmi diperkenalkan sebagai varian plug-in hybrid dari lini SUV besar H6L. Model ini membawa teknologi hybrid baru yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan sistem elektrifikasi modern.

Great Wall Motor mengajukan versi PHEV ini ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT). Langkah ini menandai perluasan lini elektrifikasi H6L yang sebelumnya hanya tersedia dalam mesin turbo 1.500 cc dan 2.000 cc.

Secara dimensi, GWM Haval H6L PHEV memiliki panjang 4.780 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.725 mm dengan jarak sumbu roda 2.810 mm. Ukuran ini sedikit lebih kompak dibanding versi bensin, namun tetap menawarkan kabin yang lapang untuk penggunaan harian.

Menariknya, model ini memiliki kedekatan teknis dengan Xiaolong Max, terutama dari sisi arsitektur dan proporsi bodi. Hal ini menunjukkan strategi berbagi platform yang diterapkan GWM untuk mempercepat pengembangan SUV elektrifikasi.

Dari segi mesin, GWM Haval H6L PHEV menggunakan mesin GW4B15F 1.500 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 78 kW atau setara 104 dk. Sistem plug-in hybrid memungkinkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dan performa lebih responsif. Baterai yang digunakan dipasok oleh SVOLT atau CATL.

Salah satu fitur unggulan adalah opsi teknologi lidar. Kehadiran lidar membuat SUV ini semakin siap bersaing di segmen kendaraan cerdas semi-autonomous. Dalam dokumen MIIT, terdapat dua kode produk, yaitu CC6480BT29APHEV dan CC6480BT29BPHEV, yang sama-sama mengusung konfigurasi hybrid plug-in.

Kedua varian diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 190 kpj. Dengan kombinasi performa, efisiensi, dan teknologi bantuan berkendara, GWM Haval H6L PHEV diposisikan sebagai salah satu SUV PHEV yang siap bersaing di pasar domestik Tiongkok yang semakin ketat dalam hal elektrifikasi kendaraan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.