Media Kampung, JakartaLRT Jabodebek mengalami gangguan operasional di Stasiun Cawang pada Selasa malam, 28 Juli 2026, menyebabkan rangkaian kereta berhenti mendadak selama sekitar 15 menit. Gangguan ini berdampak pada proses perjalanan dan memengaruhi rangkaian lainnya.

Suasana dan Pengalaman Penumpang

<pSaat gangguan terjadi, sejumlah penumpang berada di dalam rangkaian yang berhenti tiba-tiba. Salah satu penumpang, Alisha (24), menceritakan bahwa suara yang cukup keras terdengar dari kereta yang bermasalah. Ia melihat petugas turun ke bawah untuk memeriksa situasi dan mendapat informasi ada benda mencurigakan berupa kayu yang membuat kereta dimatikan sementara.

Baca juga:

Banyak penumpang yang mengabadikan kejadian tersebut menggunakan ponsel mereka, sementara pengumuman permintaan maaf disampaikan setelah listrik kembali menyala. Alisha memperkirakan gangguan berlangsung sekitar 15 menit sebelum kereta kembali berjalan.

Sementara itu, penumpang lain, Alif (24), yang berada di rangkaian berbeda turut terdampak. Ia menunggu di Stasiun Dukuh Atas menuju Jatimulya, namun kereta yang datang tidak segera berangkat karena adanya gangguan operasional di jalur Harjamukti. Akhirnya, Alif memilih mencari rute alternatif.

Baca juga:

Penanganan dan Penjelasan PT KAI

PT KAI melalui Manager Public Relation LRT Jabodebek, Raditya Mardika, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi sumber suara keras yang dilaporkan oleh pengguna pada sarana TS 24. Rangkaian yang mengalami gangguan telah dievakuasi ke Stasiun Harjamukti untuk diperiksa dan diperbaiki oleh tim teknis.

Seluruh penumpang di dalam rangkaian tersebut telah dievakuasi dengan selamat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengutamakan keselamatan dan keamanan. Setelah proses evakuasi dan perbaikan selesai, operasional LRT Jabodebek kembali normal pada pukul 21.15 WIB.

Baca juga:

Dampak Gangguan dan Pentingnya Penanganan Cepat

Gangguan ini sempat menghentikan perjalanan beberapa rangkaian LRT dan berdampak pada mobilitas penumpang di jalur yang terdampak. Penanganan cepat dan evakuasi yang sesuai SOP menjadi kunci menjaga keselamatan dan meminimalisir ketidaknyamanan pengguna transportasi publik ini.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapan teknis dan prosedur darurat dalam pengoperasian moda transportasi massal untuk menjaga kepercayaan dan keselamatan masyarakat.