Media Kampung, Jakarta – LRT Kelapa Gading–Manggarai resmi beroperasi hari ini dengan peresmian yang berlangsung antara pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar lokasi untuk mendukung kelancaran acara dan mobilitas warga.
Rekayasa lalu lintas dijalankan mulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB di Jalan Minangkabau Timur, namun akses untuk warga dan kegiatan perkantoran tetap terbuka. Lalu lintas dari arah Selatan (Tebet) menuju Timur (Proklamasi) dialihkan melalui jalur Jalan Minangkabau Barat, Jalan Sultan Agung sisi selatan, putar balik di U-Turn pasar rumput, kemudian menuju Jalan Sultan Agung sisi utara dan Jalan Tambak.
Untuk arus dari Barat (Dukuh Atas) ke Selatan (Tebet) atau Timur (Proklamasi), kendaraan dialihkan melalui Jalan Galunggung, Jalan Sultan Agung, Jalan Tambak, lalu lurus menuju Proklamasi dan putar balik di depan RSIA Tambak untuk menuju Tebet. Sedangkan arus dari Timur (Proklamasi) ke Barat (Dukuh Atas) melewati Jalan Tambak, Jalan Dr. Saharjo, putar balik depan Toba Tabo, Jalan Saharjo, Jalan Minangkabau Barat, dan Jalan Sultan Agung.
Peraturan ini bersifat situasional selama kegiatan peresmian berlangsung. Untuk tamu undangan, area parkir disediakan di belakang Pasaraya Manggarai.
Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun. Stasiun Manggarai disiapkan sebagai simpul integrasi dengan moda transportasi lain seperti TransJakarta, KRL Commuter Line, dan Kereta Api Bandara, memperkuat konektivitas transportasi di Jakarta.
Dengan diresmikannya LRT ini, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga dan mendukung pengurangan kemacetan di ibu kota, khususnya wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Selatan yang dilalui rute tersebut.














Tinggalkan Balasan