Media Kampung, Eindhoven – Ruud Gullit memberi satu nasihat penting kepada Ruben van Bommel agar menyerang lawan secara frontal setelah PSV mengalahkan Sparta Rotterdam 4-1.

Dalam pertandingan Eredivisie pada 14 September 2026, PSV mengubah defisit 0-1 menjadi kemenangan 4-1 berkat tiga gol Sven Mijnans dan satu gol Kodai Sano. Ruben van Bommel masuk dari bangku cadangan sekitar satu jam bermain dan memberikan kontribusi serba guna, termasuk aksi defensif cepat yang menarik pujian.

Baca juga:

Gullit, mantan pemain internasional Belanda, menilai Van Bommel terlalu mengandalkan kecepatan. Ia menyarankan agar pemain sayap kiri tersebut menyerang lawan secara frontal, bukan menggeser ke sisi dan mengandalkan kecepatan semata. Menurut Gullit, pendekatan ini akan menempatkan bek pada posisi yang tidak pasti dan memudahkan Van Bommel melewatinya.

Marcel Brands, direktur utama PSV, menekankan kepuasan atas pemulihan Van Bommel dari cedera lutut serius. Rafael van der Vaart memuji kerja keras Van Bommel, terutama aksi sprint balik yang berhasil merebut bola. Khalid Boulahrouz menambahkan bahwa serangan frontal membuat bek ragu antara menutup jalur dalam atau luar.

Baca juga:

Jika Van Bommel dapat mengimplementasikan saran tersebut, ia diproyeksikan menjadi ancaman yang lebih sulit dihadapi, meningkatkan peluang PSV untuk mempertahankan posisi puncak klasemen setelah mengungguli AZ.

Nasihat Gullit menegaskan pentingnya adaptasi taktik individu dalam sepak bola modern, terutama bagi pemain muda yang sedang meniti karier di level tertinggi.

Baca juga: