Media Kampung, Milan – Fabio Capello menilai Como berada pada posisi yang cukup aman untuk bersaing masuk empat besar Serie A musim ini, sekaligus mengingatkan bahwa performa di Liga Champions akan sangat dipengaruhi oleh kondisi cedera pemain.
Kapelo menyoroti kebiasaan Cesc Fabregas yang membentuk lingkaran di tengah lapangan setelah pertandingan, menganggapnya lebih sebagai aksi pertunjukan daripada kebutuhan taktis. Menurutnya, tradisi semacam itu sebaiknya tetap berada di ruang ganti.
Ia memuji gaya bermain Como yang dianggapnya paling menarik di Italia, namun tidak menutup mata terhadap beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki. Beberapa pemain belum sepenuhnya menyesuaikan diri dengan ritme tim, hal yang wajar dalam fase awal kompetisi.
Mengenai Moise Kean, Capello menekankan pentingnya integrasi pemain baru ke dalam semangat kolektif. “Jika Kean memilih untuk bermain demi tim, ia akan mendapat tempat, tetapi perilaku individualistik dapat membuatnya terpinggirkan,” ujarnya.
Kapelo juga mengingat kembali pengalamannya bersama Milan, termasuk kemenangan 4‑0 atas Olimpia Ljubljana pada 1992, serta menilai bahwa atmosfer kompetisi Champions selalu menuntut penampilan ekstra dari setiap tim.
Secara keseluruhan, Capello optimis bahwa Como dapat mempertahankan posisi kuat di liga domestik, namun ia memperingatkan bahwa konsistensi dan kesehatan pemain menjadi kunci utama untuk menaklukkan tantangan di panggung Eropa.












Tinggalkan Balasan