Media Kampung – Jay Idzes menjadi sorotan utama ketika Sassuolo berhasil mengamankan satu poin melawan Fiorentina dengan hasil imbang 0-0 di Stadion Artemio Franchi pada Minggu, 26 April 2026.
Pertandingan pekan ke-34 Serie A ini berakhir tanpa gol, namun pertahanan yang dipimpin Idzes berhasil menahan serangan tuan rumah yang cukup agresif.
Statistik resmi menunjukkan Idzes mencatat 61 sentuhan bola, sembilan aksi defensif, dan dua blok penting selama 90 menit penuh.
Akurasinya dalam pengoperan mencapai 96 persen, dengan tujuh sapuan dan satu recovery yang memperkuat stabilitas lini belakang.
Dalam duel udara, Idzes unggul 100 persen, menandai dominasi total di area penalti.
Panini Player of the Match pun diserahkan kepadanya, menegaskan peran krusial dalam menghalau ancaman Fiorentina.
Media Sassuolo News menilai Idzes menularkan kepercayaan diri kepada rekan satu tim, memberikan rating 6,5 untuk penampilannya.
Kiper Stefano Turati mencatat rating tertinggi 7, berkat lima penyelamatan penting, termasuk serangan dari Albert Gudmundsson dan Andrea Pinamonti.
Sejak musim dimulai, Idzes telah menempuh 33 penampilan beruntun, mencatat total 2.969 menit di lapangan.
Ia hanya menerima tiga kartu kuning dan memiliki rata-rata rating 6,70 per laga.
Selama kampanye Serie A 2025/2026, Idzes membantu Sassuolo mencatat tujuh clean sheet, menegaskan kontribusinya sebagai bek utama.
Posisi tim kini berada di peringkat ke-10 dengan 46 poin, hanya selisih satu poin dari tim di peringkat sembilan.
Fiorentina, di sisi lain, tetap berada di posisi ke-15 dengan 38 poin setelah hasil imbang ini.
Setelah pertandingan, Idzes mengungkapkan rasa puas atas usaha timnya, menyatakan bahwa satu poin di luar rumah sangat berharga.
“Kami bermain dengan disiplin dan kompak, dan hasil ini mencerminkan kerja keras seluruh tim,” ujar Idzes dalam wawancara pasca laga.
Ia juga memuji performa Turati, menambahkan bahwa penyelamatan kiper sangat membantu menjaga gawang tetap perawan.
Selanjutnya, Sassuolo akan menjamu AC Milan pada pekan berikutnya, sementara Fiorentina akan melawat ke markas AS Roma.
Keberhasilan Idzes di Serie A menjadi bukti kualitas pemain Indonesia yang mampu bersaing di level tertinggi Eropa.
Timnas Indonesia juga menantikan kontribusi Idzes menjelang agenda internasional mendatang, mengingat peran pentingnya di lini belakang.
Dengan performa konsisten, Idzes semakin memperkuat posisinya sebagai kapten sekaligus figur inspiratif bagi generasi muda sepak bola Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan