Media Kampung – Justin Gaethje sukses mematahkan rekor sempurna Ilia Topuria dan merebut sabuk juara kelas ringan UFC dalam laga utama UFC Freedom 250 yang berlangsung di Gedung Putih, Washington D.C., Senin 15 Juni 2026. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren buruk Gaethje yang selalu kalah saat menghadapi juara atau mantan juara.
Pertarungan Sengit Sejak Ronde Pertama
Sejak ronde pertama, kedua petarung tampil agresif. Gaethje langsung memberikan tekanan dan mendaratkan pukulan keras ke mata kanan Topuria. Meski terluka, Topuria tetap membalas dengan serangan-serangan tajam. Ronde kedua menjadi milik Topuria setelah beberapa pukulannya menjatuhkan Gaethje, namun sang veteran berhasil melepaskan diri dari kuncian.
Kebangkitan Gaethje di Ronde Ketiga
Ronde ketiga menjadi titik balik. Gaethje melancarkan kombinasi pukulan kiri-kanan yang merobohkan Topuria. Meski sempat mengunci, Topuria lolos, tetapi Gaethje unggul poin berkat pukulan bersih dan tekanan konstan.
TKO di Ronde Keempat
Sebelum ronde keempat, tim dokter memeriksa kondisi mata Topuria yang bengkak. Meski demikian, Topuria tetap bertahan. Namun Gaethje memanfaatkan celah dengan serangan lutut ke rusuk kiri yang mengakhiri pertandingan secara TKO. Kemenangan ini mengukuhkan Gaethje sebagai juara baru kelas ringan.
Rekor Sempurna Topuria Terputus
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Ilia Topuria dalam karier profesionalnya. Sebelumnya, ia memiliki rekor 17-0 dan merupakan juara ganda di kelas bulu dan ringan. Bagi Gaethje, kemenangan ini sangat berarti karena sebelumnya ia selalu kalah dari nama-nama besar seperti Khabib Nurmagomedov, Charles Oliveira, dan Max Holloway. Kini, Gaethje berhasil membungkam keraguan dan menorehkan salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan