Media KampungFC Twente meraih kemenangan telak atas Sparta Rotterdam dengan skor 4-0 dalam lanjutan Eredivisie di Enschede. Hasil ini membawa Twente naik ke posisi ketiga klasemen, memperbesar peluang mereka tampil di babak kualifikasi Liga Champions musim depan.

Laga yang berlangsung Minggu malam itu menjadi penentuan penting bagi kedua tim. Twente, yang sebelumnya berada di posisi kelima, tampil agresif sejak menit awal. Sepanjang babak pertama, tuan rumah mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Daan Rots dan Thomas van den Belt sempat mengguncang pertahanan Sparta, bahkan dua kali bola membentur mistar gawang, namun skor imbang bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, tekanan Twente akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-58, Thomas van den Belt memecah kebuntuan usai menerima umpan matang dari Bart van Rooij dan langsung menyambar bola dari jarak dekat. Hanya semenit berselang, Van den Belt kembali mencatatkan namanya di papan skor, kali ini memanfaatkan kelengahan lini belakang Sparta untuk menggandakan keunggulan.

Sparta Rotterdam tak mampu keluar dari tekanan dan justru kembali kebobolan. Kristian Hlynsson menambah penderitaan tim tamu lewat sundulan akurat di menit ke-71, memanfaatkan situasi di kotak penalti. Daan Rots menutup pesta gol Twente pada menit ke-78 setelah menerima umpan cut-back dari Mats Rots dan melepaskan tendangan keras ke gawang Joël Drommel.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi penuh Twente dengan 26 percobaan tembakan, 13 di antaranya mengarah ke gawang, serta penguasaan bola mencapai 57 persen. Sparta hanya mampu membalas dengan sembilan peluang dan satu tembakan tepat sasaran, memperlihatkan betapa kuatnya lini belakang Twente di laga ini.

Dengan hasil tersebut, FC Twente mengoleksi 58 poin, unggul dua angka dari NEC di posisi keempat dan tiga poin dari Ajax di peringkat kelima. Satu laga tersisa melawan PSV akan menjadi penentu akhir musim bagi Twente, namun kemenangan ini sudah memastikan mereka berada di jalur yang tepat untuk merebut tiket kompetisi Eropa. Sementara itu, kekalahan membuat Sparta Rotterdam turun ke posisi sepuluh dan terancam gagal lolos ke play-off Eropa.

Kapten Twente, Bart van Rooij, mengaku suasana di stadion sangat emosional. Ia menuturkan kepada mediakampung.com bahwa para pemain sempat memperhatikan hasil laga tim pesaing, terutama Ajax. “Kami memang memantau skor di pertandingan lain dan ketika mendengar Ajax tertinggal, seluruh stadion langsung bergemuruh,” ujar Van Rooij. Gelandang Thomas van den Belt juga menyatakan kegembiraannya atas kemenangan ini, namun tetap mewaspadai laga terakhir yang akan sangat menentukan.

Suasana di stadion semakin meriah setelah pertandingan, terutama saat Jonah Verschueren, putra dari gelandang Arno Verschueren, ikut merayakan kemenangan dengan mencetak gol hiburan ke gawang kosong. Dukungan suporter yang membahana menambah semangat seluruh tim menjelang laga pamungkas menghadapi PSV.

Dengan posisi ketiga yang kini diraih, FC Twente hanya perlu menjaga performa di pekan terakhir untuk memastikan tiket ke babak kualifikasi Liga Champions. Sparta Rotterdam, di sisi lain, harus berjuang ekstra keras di laga berikutnya agar tidak kehilangan peluang bermain di kompetisi Eropa musim depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.