Media Kampung – 17 Maret 2026 | Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, mengumumkan keputusan penting bagi Persib Bandung menjelang jeda kompetisi internasional dan perayaan Idul Fitri. Setelah hasil imbang 1‑1 melawan Borneo FC pada 15 Maret 2026, ia memberi izin kepada seluruh skuad untuk beristirahat selama satu pekan. Keputusan itu sekaligus menjadi permintaan agar pemain “melupakan sepak bola” sejenak, guna memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum menyongsong sisa jadwal Super League 2025‑2026.

Libur Idul Fitri dan jeda internasional

Jadwal kompetisi tahun ini menampilkan dua agenda berat bagi Persib: Liga Super Indonesia dan AFC Champions League Two. Pada minggu yang sama, FIFA Series 2026 memberikan jeda internasional, sementara Idul Fitri menjadi hari libur nasional. Hodak memanfaatkan kedua faktor tersebut untuk menutup kegiatan latihan hingga 25 Maret 2026. “Kami memberikan libur karena liga sedang memasuki masa jeda dan pemain juga butuh rehat,” ujar dia dalam konferensi pers.

Alasan teknis dan fisik

Pemain Persib telah menjalani agenda padat sejak awal musim. Selain 21 laga Super League, tim juga mengikuti fase grup ACL Two dengan perjalanan antar‑negara. Hodak menilai kelelahan mengancam performa tim. “Pemain saat ini merasa sangat lelah, sehingga mereka perlu waktu untuk mengembalikan kondisi mental dan fisik,” katanya. Ia menegaskan bahwa istirahat tidak hanya berarti tidak berlatih, tetapi juga menghabiskan waktu bersama keluarga untuk menurunkan stres.

Strategi menjelang akhir musim

Dengan 58 poin, Persib berada di puncak klasemen, unggul empat angka dari Borneo FC. Sisa sembilan pertandingan dianggap sebagai “final” oleh Hodak. Tim akan menghadapi lima laga tandang, termasuk lawan kuat seperti Semen Padang FC, Dewa United, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, dan PSM Makassar. Hodak berharap bahwa setelah libur, pemain kembali dengan fokus tinggi dan siap bersaing untuk gelar juara tiga musim beruntun.

Reaksi tim dan harapan ke depan

Para pemain menyambut keputusan tersebut dengan rasa lega. Mereka mengaku ingin memanfaatkan waktu libur untuk memperbaiki pola tidur, mengonsumsi nutrisi yang tepat, dan melakukan pemulihan ringan. Sekaligus, Hodak menekankan pentingnya “melupakan sepak bola” selama libur, agar pikiran tidak tertekan oleh tekanan kompetisi. Setelah kembali berlatih pada 25 Maret, tim dijadwalkan menggelar sesi intensif untuk menyiapkan taktik menghadapi fase akhir liga.

Secara keseluruhan, langkah Bojan Hodak menegaskan kepedulian terhadap kesejahteraan pemain sekaligus menyiapkan Persib Bandung untuk menutup musim dengan performa optimal. Jika pemain dapat memanfaatkan libur dengan baik, peluang Persib mempertahankan posisi puncak dan mengamankan trofi menjadi semakin besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.