Media Kampung – Sebuah sistem AI yang digunakan untuk membacakan nama mahasiswa saat upacara wisuda di Glendale Community College mengalami kegagalan yang memicu reaksi keras dari para wisudawan dan penonton. Sistem tersebut tidak hanya salah dalam pengucapan beberapa nama, tetapi juga melewatkan sejumlah nama secara keseluruhan, menyebabkan kericuhan di tengah acara.

Insiden ini terjadi ketika sebuah sistem AI yang baru diimplementasikan menggantikan peran pembaca nama manusia dalam acara wisuda. Sayangnya, kesalahan teknis pada sistem menyebabkan nama-nama yang seharusnya dipanggil tidak muncul dalam urutan yang tepat, bahkan beberapa nama tidak dipanggil sama sekali. Selain itu, tampilan nama yang muncul di layar berhenti berganti, sehingga memperparah kebingungan dan kekesalan peserta serta penonton.

Karena masalah tersebut, acara wisuda sempat beberapa kali dihentikan sementara. Presiden Glendale Community College, Tiffany Hernandez, pun turun tangan untuk meminta maaf kepada hadirin. Ia menjelaskan, “Kami menggunakan sistem AI sebagai pembaca nama baru…” pernyataan yang disambut dengan sorakan dan protes dari para wisudawan yang merasa kecewa.

Hernandez melanjutkan dengan memberi klarifikasi bahwa setiap mahasiswa tetap dapat berjalan melewati panggung dan mendapatkan foto sebagai kenang-kenangan, tetapi ia juga menyampaikan bahwa mereka tidak dapat mengulangi prosesi berjalan di panggung untuk memperbaiki kesalahan pembacaan nama karena keterbatasan waktu dan administrasi. Pernyataan ini menimbulkan lebih banyak kekecewaan di kalangan peserta.

Setelah mendapat banyak keluhan, pihak kampus akhirnya memanggil kembali para mahasiswa yang namanya terlewat agar dapat disebutkan oleh pembaca manusia. Hal ini menjadi solusi untuk mengatasi kekeliruan sistem AI yang dinilai gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Insiden ini menjadi sorotan karena penggunaan teknologi AI dalam momen penting seperti wisuda yang seharusnya berlangsung lancar dan bermakna bagi para mahasiswa. Kesalahan ini juga memunculkan pertanyaan tentang keandalan teknologi AI dalam menggantikan peran manusia pada acara resmi yang membutuhkan ketelitian dan sensitivitas tinggi terhadap detail seperti nama individu.

Kejadian di Glendale Community College mengingatkan kembali pentingnya evaluasi dan uji coba yang matang sebelum mengandalkan teknologi baru dalam situasi krusial. Pengalaman ini juga menjadi pelajaran bagi institusi lain yang berencana menggunakan sistem serupa agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.