Media Kampung – Deep Rock Galactic: Rogue Core hadir sebagai game roguelite shooter yang menawarkan pengalaman baru bagi penggemar seri Deep Rock Galactic. Meski tetap mengusung tema pertambangan dan pertempuran melawan monster, game ini terasa lebih konvensional dibandingkan dengan versi aslinya yang dikenal unik dan inovatif.
Dalam Deep Rock Galactic, para pemain mengendalikan para kurcaci yang bekerja sebagai penambang dengan keahlian khusus, namun dalam Rogue Core, mereka ditampilkan sebagai Reclaimers, pasukan elit yang menggabungkan kemampuan bertarung dan menambang. Misi utama di Rogue Core berfokus pada perlombaan melalui tambang, memanggil elevator, serta bertahan dari gelombang musuh sebelum menghadapi bos di akhir setiap misi.
Pengembang Ghost Ship Games mencoba menghadirkan elemen kerjasama tim dengan fitur seperti pembagian upgrade secara bersama dan kemampuan kelas yang mendukung rekan satu tim. Contohnya, kelas Falconer yang mampu memberikan efek listrik pada musuh melalui gelembung pelindung, atau Guardian yang dapat memulihkan armor anggota tim. Namun, penerapan fitur ini terkadang terasa membatasi dinamika permainan karena memerlukan koordinasi ketat yang kurang sesuai dengan gaya permainan santai di Discord.
Rogue Core juga mengandalkan progresi melalui pengumpulan sumber daya bernama expenite yang memungkinkan peningkatan perlengkapan selama misi berlangsung. Sayangnya, sistem upgrade yang ditawarkan sering kali terasa monoton dan kurang memberikan sensasi signifikan, berbeda dengan game roguelite lain yang mengedepankan peningkatan kekuatan karakter secara drastis dalam satu sesi permainan.
Selain itu, variasi senjata di Rogue Core cukup beragam dan menyenangkan untuk digunakan, dengan beberapa memiliki efek elemental seperti pembekuan musuh. Namun, pilihan senjata yang didapat bersifat acak dan tidak dapat dikustomisasi lebih jauh, sehingga pemain tidak bisa membangun strategi senjata khusus yang mendalam seperti pada game loot-based lain.
Struktur permainan yang mengharuskan pemain mengulangi misi yang hampir sama berulang kali membuat pengalaman bermain menjadi agak monoton. Beberapa fitur dan side objective terkunci sampai karakter mencapai level tertentu, yang membatasi variasi dan keasyikan di tahap awal permainan.
Secara keseluruhan, Deep Rock Galactic: Rogue Core merupakan permainan yang solid dan layak dimainkan terutama bagi yang ingin merasakan nuansa roguelite dengan sentuhan tembak-tembakan dan kerjasama tim. Namun, dibandingkan dengan game Deep Rock Galactic asli yang mengutamakan eksplorasi dan problem solving, Rogue Core terasa kurang istimewa dan lebih konvensional dalam gameplay-nya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan