Media KampungBaldur’s Gate 2 nyaris menghadirkan cerita perjalanan waktu yang memungkinkan pemain menjelajah masa depan alternatif di mana musuh utama Baldur’s Gate pertama, Sarevok, berhasil menguasai wilayah Sword Coast.

James Ohlen, salah satu desainer utama Baldur’s Gate 2, mengungkapkan bahwa awalnya ia memiliki ide untuk mengembangkan sebuah quest dengan alur perjalanan waktu. Dalam rencananya, karakter Sarevok akan kembali sebagai diktator yang menguasai satu distrik di kota Athkatla, tepatnya di Waukeen’s Promenade, sebuah area pasar yang menjadi lokasi awal permainan Baldur’s Gate 2.

Ohlen menjelaskan bahwa konsep ini terinspirasi dari cerita dalam komik DC’s Legion of Super-Heroes, di mana para tokoh menyadari bahwa mereka berada dalam garis waktu yang salah dan berusaha kembali ke garis waktu aslinya. Dalam versi Baldur’s Gate 2 yang belum terlaksana ini, pemain akan menggunakan sebuah alat bernama Planar Sphere untuk melakukan perjalanan ke masa lalu dan membantu Sarevok memenangkan pertarungan, sehingga ia menjadi penguasa di masa depan alternatif tersebut.

Meski terdengar ambisius, Ohlen memastikan bahwa cakupan cerita ini tidak terlalu besar dan hanya berfokus pada satu distrik saja. Namun, rencana ini akhirnya dibatalkan oleh Kevin Martens, co-lead designer lainnya, yang merasa bahwa sudah cukup dengan konten yang ada. Sebagai hasilnya, desain quest tersebut sudah dibuat namun belum sampai ke tahap penulisan dialog atau pengembangan lebih lanjut.

Kehadiran Sarevok sebagai antagonis di masa depan alternatif ini seharusnya menambah dimensi baru dalam cerita Baldur’s Gate 2, mengingat karakter tersebut sebelumnya adalah musuh utama di game pertama dan kemudian menjadi karakter pendamping dalam ekspansi Throne of Bhaal. Meskipun ide tersebut tidak terwujud, Baldur’s Gate 2 tetap dikenal memiliki banyak quest menarik dan cerita yang kompleks.

Dengan pembatalan plot perjalanan waktu ini, para penggemar hanya bisa membayangkan bagaimana jika mereka bisa menjelajahi dunia alternatif di bawah pemerintahan diktator Sarevok. James Ohlen kini sedang mengambil jeda dari dunia pengembangan game untuk memulihkan diri dari kelelahan kerja, meninggalkan ide-ide ambisiusnya di proyek Baldur’s Gate 2 sebagai salah satu cerita yang hampir terwujud namun tidak jadi hadir.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.