Media Kampung – Forza Horizon 6 membawa kembali fitur wristband progression yang sempat hilang dalam seri-seri sebelumnya, sebuah sistem yang berfungsi sebagai bentuk kemajuan dalam permainan. Meskipun sistem ini bukanlah mode karier yang diharapkan oleh banyak pemain, pendekatan yang diambil oleh Playground Games dinilai memberikan keseimbangan antara kebebasan eksplorasi dan progresi yang teratur dalam permainan.
Pada awal permainan di Forza Horizon 6, pemain memulai sebagai turis di Jepang, sebuah pengantar yang menempatkan mereka dalam posisi untuk mendapatkan tempat di Festival Horizon. Seperti yang dijelaskan oleh Torben Ellert, direktur desain FH6, pemain akan naik peringkat dengan menyelesaikan balapan menggunakan mobil yang semakin cepat dan menarik, membuka wristband baru yang mengatur batas performa kendaraan yang dapat digunakan di event utama.
Namun, kenyataannya pemain langsung memperoleh beberapa mobil gratis sejak awal, sehingga status sebagai pemula terasa kurang nyata. Bahkan mobil pembuka hampir tidak pernah digunakan setelah balapan pertama, karena pemain sudah memiliki banyak kendaraan lain yang tersedia. Wristband yang didapatkan dari menyelesaikan balapan di Festival sebenarnya membatasi jenis mobil yang bisa dipakai di ajang resmi, mulai dari kendaraan peringkat C hingga naik ke peringkat B dan A secara bertahap.
Meski demikian, pembatasan ini tidak berlaku di dunia terbuka atau dalam mode Discover Japan, di mana pemain dapat menggunakan mobil lebih cepat tanpa batasan. Sistem progresi ini dirasa kurang menantang karena banyaknya mobil yang sudah dimiliki sejak awal, terutama bagi mereka yang membeli edisi Premium dengan bonus tambahan. Fitur Wheelspins yang memberikan hadiah mobil dan uang tunai secara besar-besaran juga membuat kebutuhan untuk membeli atau mengupgrade mobil menjadi hampir tidak perlu.
Playground Games sengaja mengurangi frekuensi Wheelspins untuk mendorong progresi yang lebih terasa, namun kenyataannya hadiah yang didapat tetap sangat melimpah. Selain itu, ada dua jalur progresi utama, yaitu Festival Horizon dengan balapan wristband dan Discover Japan dengan berbagai aktivitas sampingan yang juga memberikan hadiah mobil dan uang tunai secara rutin.
Sistem ini membuat pengalaman membangun kedekatan dengan mobil awal yang dipilih menjadi kurang terasa, karena dalam waktu singkat pemain sudah memiliki banyak rumah dengan garasi penuh mobil. Progresi yang diatur oleh Festival Horizon pun terasa cepat dan terbatas hanya pada balapan resmi saja.
Meski sebagian pemain menganggap kesenangan utama Forza Horizon adalah mengendarai mobil cepat, kepuasan yang biasanya muncul dari proses membangun karier dan mengembangkan mobil terasa berkurang. Tersedianya berbagai mobil sejak awal membuat kemajuan terasa kurang berarti dan mengurangi motivasi untuk mengikuti jalur progresi yang sudah ditetapkan.
Perdebatan antara kebebasan berkendara dengan progresi linear ini menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh Forza Horizon 6. Sistem wristband progression yang diterapkan lebih merupakan kompromi daripada pengganti mode karier tradisional. Bahkan, mungkin bagi sebagian pemain lebih baik jika progresi tidak terlalu dipaksakan agar mereka tetap bisa menikmati sensasi menggunakan mobil cepat kapan saja.
Playground Games tampaknya memilih pendekatan dengan membatasi progresi di balapan utama, namun memberi kebebasan penuh di aktivitas sampingan dan dunia terbuka, sehingga pemain bisa merasakan kedua aspek tersebut. Pendekatan ini dianggap sebagai solusi yang paling tepat untuk menjaga keseimbangan antara tantangan dan kesenangan dalam permainan balap open world yang besar ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan