Media Kampung – Asep Edi Suheri resmi naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen) yang menempatkan dirinya sebagai perwira tinggi Polri bintang tiga. Kenaikan pangkat tersebut diumumkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 pada 13 Mei 2026.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan bahwa Asep sudah mengemban pangkat baru sebagai Komjen. Saat ini, Asep menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, posisi strategis yang mengawasi wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat pada 16 November 1972, Asep menapaki kariernya dengan menjadi lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Sepanjang perjalanan kariernya, dia banyak berkecimpung di bidang reserse, khususnya menangani kasus pidana dan penegakan hukum di berbagai wilayah.
Sebelum menduduki jabatan Kapolda Metro Jaya, Asep pernah memimpin beberapa daerah penting sebagai Kapolresta, seperti Cirebon, Sukabumi, dan Tangerang. Pengalaman memimpin di wilayah tersebut menjadi modal utama sebelum ia masuk ke struktur Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Di Bareskrim, karier Asep semakin menonjol. Pada 2020, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu (Wadirtipidter), dan setahun kemudian naik menjadi Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber). Pada 2022, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Bareskrim (Wakabareskrim), posisi yang membuatnya menjadi figur penting dalam penanganan kasus pidana tingkat nasional.
Penunjukan Asep sebagai Kapolda Metro Jaya terjadi pada 5 Agustus 2025, menggantikan Karyoto yang dipindahkan ke jabatan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Jabatan Kapolda Metro Jaya memiliki peranan krusial karena wilayah tersebut mencakup pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas politik Indonesia.
Kenaikan pangkat Asep menjadi Komisaris Jenderal Polisi memperkuat posisi pengamanan di Jakarta yang sebelumnya sudah dipimpin oleh Pangdam Jaya berpangkat Letnan Jenderal TNI AD. Dengan jabatan dan pangkat barunya, Asep semakin menjadi salah satu tokoh sentral dalam menjaga keamanan dan ketertiban di ibu kota serta sekitarnya.
Informasi ini disampaikan secara resmi oleh Polda Metro Jaya dan tercantum dalam keputusan presiden terbaru. Kenaikan pangkat ini juga dianggap sebagai tindak lanjut dari arahan presiden terkait penguatan kepemimpinan di bidang keamanan nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan