Media Kampung – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut kedatangan 57 Bhikkhu lintas negara yang menuntaskan perjalanan spiritual mereka dengan berjalan kaki sejauh 666 kilometer dalam program Indonesia Walk for Peace 2026. Kedatangan para Bhikkhu ini membawa pesan perdamaian dunia yang menjadi inti dari perjalanan panjang mereka.
Perjalanan yang ditempuh para Bhikkhu tersebut dimulai dari Banyuwangi dan berakhir di Surabaya, melewati berbagai wilayah di Jawa Timur. Dalam perjalanan ini, mereka tidak hanya menapaki jarak fisik yang cukup jauh, tetapi juga mengajak masyarakat untuk merenungkan pentingnya kedamaian dan harmoni di tengah keberagaman. Program Indonesia Walk for Peace 2026 dirancang sebagai upaya mempromosikan toleransi dan persatuan melalui kegiatan spiritual dan sosial.
Khofifah Indar Parawansa menyatakan apresiasinya atas semangat dan keteguhan para Bhikkhu dalam menjalankan misi ini. Ia menyebut bahwa inisiatif ini sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini yang membutuhkan kedamaian dan saling pengertian antarbangsa. Menurut Khofifah, langkah para Bhikkhu ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan menghindari konflik yang dapat memecah belah bangsa.
Acara penyambutan yang dilakukan di Surabaya ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pesan perdamaian yang dibawa oleh para Bhikkhu. Kehadiran mereka yang berasal dari berbagai negara menunjukkan bahwa perdamaian adalah nilai universal yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh umat manusia tanpa memandang latar belakang budaya atau agama.
Indonesia Walk for Peace 2026 sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang menggabungkan aspek spiritual, budaya, dan sosial dengan tujuan mempererat hubungan antarnegara dan memperkuat persatuan di dalam negeri. Para peserta diharapkan dapat menyebarkan energi positif dari perjalanan panjang mereka dan memicu dialog serta aksi nyata dalam menjaga kedamaian.
Dengan berakhirnya perjalanan 666 kilometer ini, para Bhikkhu telah menunjukkan komitmen mereka untuk menyuarakan perdamaian dunia melalui langkah sederhana namun bermakna yakni berjalan kaki. Inisiatif ini juga memperlihatkan peran aktif masyarakat lintas agama dan negara dalam membangun dunia yang lebih harmonis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan