Media Kampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil mengangkut semen dan klinker dengan total volume mencapai 752.852 ton pada periode Januari hingga April 2026. Angka ini mencerminkan peran penting transportasi kereta api dalam mendukung distribusi bahan konstruksi di berbagai wilayah Indonesia.

Distribusi semen dan klinker tersebut berlangsung secara konsisten sejak awal tahun, dengan catatan bulanan yang bervariasi. Pada bulan Januari, pengiriman tercatat sebanyak 205.794 ton, kemudian melonjak signifikan pada Februari dengan volume 357.120 ton. Pada April, pengiriman mencapai 185.258 ton. Data ini menunjukkan dinamika kebutuhan logistik dalam sektor konstruksi dan pembangunan nasional.

Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menegaskan bahwa angkutan berbasis rel memainkan peran strategis dalam menjaga kelancaran rantai pasok bahan konstruksi. Menurut Anne, kelancaran distribusi semen dan klinker sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan kawasan industri, perumahan, serta fasilitas publik yang sedang berjalan di berbagai daerah.

Selain mendukung pembangunan, penggunaan moda kereta api untuk angkutan berat seperti semen dan klinker juga berkontribusi dalam mengurangi kemacetan di jalan raya serta menekan konsumsi energi nasional. Hal ini sekaligus mencegah kerusakan infrastruktur jalan yang disebabkan oleh beban tonase berat dari kendaraan truk.

Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, menyatakan bahwa perusahaan terus berkomitmen menjaga keandalan layanan distribusi barang nasional. Ia menekankan kebutuhan akan transportasi logistik yang mampu beroperasi dengan volume besar dan konsisten dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dengan fokus pada pelayanan distribusi barang yang aman dan andal, KAI menegaskan bahwa angkutan berbasis rel tetap menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat yang terus berkembang di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.