Media Kampung – Kementerian Pertanian menyalurkan alat mesin pertanian berupa corn combine harvester untuk mendukung petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dalam melaksanakan panen jagung secara modern. Bantuan ini diberikan kepada Gapoktan Mekar Sari di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat swasembada jagung nasional.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah, menjelaskan bahwa bantuan alsintan tersebut disiapkan khusus untuk mendukung pengembangan sentra jagung di wilayah Jawa Timur. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementan dengan Kepolisian Republik Indonesia yang bertujuan mempercepat modernisasi pertanian di daerah tersebut.

Total bantuan yang diterima Kabupaten Tuban mencapai Rp27,6 miliar, meliputi bantuan benih, alat dan mesin pertanian, serta pembangunan infrastruktur pengairan. Sejak tahun 2020 hingga 2026, pemerintah telah menyalurkan 7.676 unit combine harvester padi secara nasional, dengan 639 unit di antaranya diberikan ke Jawa Timur dan 18 unit khusus untuk Kabupaten Tuban.

Sementara itu, untuk mesin panen jagung, pemerintah telah mendistribusikan 45 unit corn combine harvester secara nasional. Jawa Timur dan Tuban masing-masing mendapatkan satu unit alat panen canggih tersebut. Andi menekankan pentingnya mekanisasi dalam pertanian agar produksi tetap stabil dan biaya usaha tani menjadi lebih efisien, sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

Panen raya jagung kuartal II tahun 2026 di Tuban berlangsung di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,23 juta ton jagung. Bahkan, panen tersebut juga dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian di daerah tersebut.

Bantuan alat mesin pertanian yang tiba ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mempercepat modernisasi pertanian di Tuban dan mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan adanya alsintan modern, para petani diharapkan dapat melaksanakan panen lebih efisien dan hasil produksi jagung semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.