Media Kampung – NBA resmi mengumumkan pemenang penghargaan MVP NBA musim 2025-2026 pada Senin, 18 Mei 2026, sehari sebelum final Wilayah Barat yang mempertemukan Oklahoma City Thunder melawan San Antonio Spurs. Penghargaan ini menjadi sorotan utama di tengah ketatnya persaingan playoff NBA tahun ini.

Shai Gilgeous-Alexander, guard dari Thunder yang juga meraih gelar MVP musim lalu, kembali masuk dalam daftar finalis. Ia bersaing ketat dengan dua nama besar lain, Victor Wembanyama dan Nikola Jokic, yang sama-sama menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim.

Victor Wembanyama kini berpeluang menjadi pemain Prancis pertama yang meraih gelar MVP NBA. Sementara itu, Nikola Jokic yang berasal dari Serbia, memiliki kesempatan untuk menambah koleksi gelar MVP-nya menjadi empat kali, sebuah rekor di NBA. Jokic sebelumnya sudah meraih penghargaan ini pada tahun 2021 dan 2022.

Sejarah MVP NBA juga menunjukkan dominasi pemain kelahiran luar Amerika Serikat. Giannis Antetokounmpo dari Yunani pernah menyabet gelar MVP dua kali berturut-turut pada 2019 dan 2020. Joel Embiid, yang lahir di Kamerun dan kini menjadi warga negara Amerika Serikat, juga masuk dalam daftar pemain MVP pada 2023. Tahun lalu, giliran Gilgeous-Alexander yang lahir di Kanada yang menyandang predikat pemain terbaik musim ini.

Pengumuman MVP tahun ini semakin menambah dinamika persaingan di NBA, terutama di tengah momen krusial playoff yang mempertemukan Thunder dan Spurs. Keputusan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemain, tetapi juga menambah warna dalam sejarah NBA yang semakin global dan kompetitif.

Dengan ketatnya persaingan antara Gilgeous-Alexander, Wembanyama, dan Jokic, publik dan penggemar basket dunia menantikan siapa yang akhirnya akan menyandang gelar MVP NBA musim ini dan melanjutkan tradisi pemain internasional yang berprestasi di liga basket tertinggi dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.