Media Kampung, Amsterdam – Kiper Jerman Marc-Andre ter Stegen mendapat sorotan tajam setelah Ajax tersungkur 1-3 melawan PSV dalam laga puncak Eredivisie pada Sabtu malam.
Menurut pakar sepak bola Hans Kraay Jr., penampilan ter Stegen terlalu lamban dan tidak berkontribusi pada upaya menyerang tim. Kraay menilai bahwa kiper tersebut seakan “berjalan-jalan” selama sepuluh menit pertama, sehingga memperlambat ritme permainan Ajax.
Sementara itu, mantan penjaga gawang PSV dan Manchester City, Ronald Watereus, memberikan dukungan kepada ter Stegen, menyebutnya sebagai pemain terbaik di tim dan menilai kehadirannya penting dalam membangun serangan sesuai taktik pelatih Michel.
Pertandingan berakhir dengan tiga gol PSV, menandai kekalahan pertama Ajax di liga musim ini. Insiden paling menonjol terjadi ketika Ruben van Bommel melakukan tekel keras terhadap Aaron Bouwman, yang berujung pada cedera serius bagi pemain Ajax tersebut. Van Bommel hanya menerima kartu kuning atas aksinya.
Ajax, yang baru saja mengontrak ter Stegen dengan status pinjaman dari Barcelona, kini harus mengevaluasi strategi pertahanan dan peran kiper dalam mengatasi tekanan lawan. Kritik ini menambah tekanan pada tim untuk memperbaiki performa di sisa musim Eredivisie.














Tinggalkan Balasan